Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:42 WIB

Orang Tidur = Mati

Selasa, 17 Juli 2018 | 12:00 WIB

Berita Terkait

Orang Tidur = Mati
(Foto: Ilustrasi)

SEORANG yang sedang tidur terpisah dari keadaan di sekelilingnya bagaikan orang yang mati.

Allah berfirman, "Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang)yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan jiwa lain sampai waktu yang ditentukan. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasan Allah bagi kaum yang berpikir." (QS. Al-Zumar : 42)

Fakhruddin al-Razi mengatakan, "Maksud ayat itu adalah bahwa Allah mematikan jiwa ketika telah datang kematiannya dan ketika tidur. Hanya saja, Dia menggenggam jiwa yang telah datang ajalnya dan melepaskan jiwa lain hingga datang waktu kematiannya yang telah ditetapkan. Jiwa telah datang ajalnya digenggam dan tidak akan dikembalikan lagi kepada tubuhnya, sementara jiwa yang dipegang ketika tidur akan dikembalikan lagi kepada tubuhnya saat ia bangun tidur. Keadaan itu akan berlangsung hingga datangnya waktu kematian yang telah ditetapkan untuk jiwa tersebut." ( Fakhruddin al-Razi, al-Tafsir al-Kabir (Mafatih al-Ghayb).

Dr. Abdul Basith Muhammad al-Sayyid mengatakan, "Allah swt menjelaskan kepada kita tiga keadaan jiwa atau ruh, yaitu jiwa yang dimatikan, jiwa yang digenggam, dan jiwa yang diutus atau dilepaskan. Dalam keadaan tidur dan dalam keadaan mati, jiwa dimatikan oleh Allah. Pada orang yang mati, jiwanya digenggam dan tidak dikembalikan ke tubuhnya, sementara pada orang yang tidur, jiwanya dikembalikan lagi ke tubuhnya hingga datang waktu kematiaannya."

Rasulullah saw bersabda kepada para sahabatnya yang tidur sehingga tidak mendirikan salat, "Sesungguhnya Allah mengenggam ruh kalian sekehendak-Nya dan mengembalikan-Nya sesuai kehendak-Nya." (HR.Muttafaq Alaih : Al-Bukhari meriwayatkannya dalam kitab al-Tayamum) []

Komentar

Embed Widget
x