Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Juli 2018 | 11:02 WIB
 

Hukum Mengadu Binatang

Oleh : - | Kamis, 12 Juli 2018 | 13:00 WIB
Hukum Mengadu Binatang
(Foto: Istimewa)

TERDAPAT hadis dari Mujahid, dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, beliau mengatakan, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melarang mengadu binatang." (HR. Abu Daud 2562, Turmudzi 1708, dan yang lainnya).

Hanya saja, hadis ini dinilai dhaif oleh para ulama, karena statusnya hadis mursal. At-Turmudzi mengisyaratkan bahwa hadis ini adalah mursal Mujahid. As-Syaukani ketika menyebutkan hadis ini mengatakan, "Sisi larangannya, karena adu binatang akan menyakiti binatang, membebani mereka tanpa manfaat, selain hanya main-main." (Nailul Authar, 8/99)

Meskipun hadisnya dhaif, bukan berarti mengadu binatang hukumnya dibolehkan. Karena para ulama menegaskan bahwa mengadu binatang hukumnya terlarang. Dalam al-Adab as-Syariyah, Ibnu Muflih mengatakan,

"Sangat dibenci mengadu manusia dan seluruh binatang. Seperti kambing, ayam, atau yang lainnya. Sebagaimana keterangan yang disebutkan dalam kitab ar-Riayah al-Kubro. Dan disebutkan dalam kitab al-Mustauib bahwa dilarang mengadu binatang." (al-Adab as-Syariyah, 3/342).

Ibnu Manshur pernah bertanya kepada Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah, "Apakah mengadu binatang hukumnya makruh?"

Beliau menjawab, "Subhanallah, sungguh aneh. Yang lebih layak, ini dihukumi haram melebihi mengadu manusia." (al-Adab as-Syariyah, 3/342).

Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits]

Komentar

Embed Widget

x