Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 14 Desember 2018 | 01:25 WIB

Terbukti, Islam Menyebar ke Seluruh Penjuru Negeri

Jumat, 29 Juni 2018 | 11:00 WIB

Berita Terkait

Terbukti, Islam Menyebar ke Seluruh Penjuru Negeri
(Foto: Ilustrasi)

AL-IRBADH bin Sariyah meriwayatkan dari Rasulullah shalallaahu 'alaihi wa sallaam bahwa beliau berkhotbah di hadapan kaum muslimin. Beliau bersabda,

"Wahai manusia, tak lama lagi kalian akan menjadi tentara yang dikirim ke pelbagai wilayah, yaitu tentara yang berjuang di Syam, tentara yang berjuang di Irak, dan tentara yang berjuang di Yaman."

Mendengar hal itu, Ibnu Hawalah berkata, "Rasulullah, jika aku sampai pada masa itu, pilihkan untukku, ke kelompok tentara yang berangkat ke mana sebaiknya aku ikut?"

Beliau bersabda, "Aku memilihkan Syam untukmu karena Syam adalah pilihan kaum muslimin dan negeri pilihan Allah. Dia mengumpulkan disana makhluk-Nya yang terpilih. Jika enggan ke sana, hendaknya pergi ke Yaman. Dan diberi minum dengan gidirnya. Karena hal itu juga mencukupi (setara) bagiku, dari Syam dan penduduknya." (HR Ath-Thabrani dan Al-Bazzar)

Dalam khotbah ini, Rasulullah menyinggung masa depan umat Islam dan kaum muslimin, yaitu bahwa Islam akan menyebar luas ke setiap tempat di penjuru bumi, bahwa futuhat Islam akan berderap susuk-menyusul dan mengetuk pintu Syam, Irak, dan Yaman.

Hal ini ternyata benar-benar terjadi. Islam menyebar luas hingga memenuhi bumi sebagaimana diprediksikan oleh Rasulullah.

"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)." (QS An-Najm: 3-4)

Semua ini tidak terwujud kecuali karena perjuangan para pejuang yang menjual diri dan harta mereka demi Allah untuk menyebarkan agama-Nya dan meneguhkan pilar-pilarnya.

Hal ini juga tidak akan terjadi kecuali karena mereka telah menceraikan dunia dan menganggap diri mereka di dunia sebagai pemilik tujuan yang tinggi, yaitu menjadi para mujahidin di jalan Allah agar mereka meraih salah satu dari dua hal yang terbaik, yaitu kemenangan atau mati syahid, sehingga mereka menjadi penghuni surga. Surga berada di bawah naungan pedang. [Syekh Thaha Al-Afifi]

Komentar

Embed Widget
x