Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 11 Desember 2018 | 18:50 WIB

Perempuan Menentukan Nasib Bangsa dan Negara

Jumat, 29 Juni 2018 | 07:00 WIB

Berita Terkait

Perempuan Menentukan Nasib Bangsa dan Negara
(Foto: Ilustrasi)

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan bergeser kaki seorang manusia dari sisi Allah pada hari kiamat (nanti), sampai dia ditanya tentang lima (perkara): tentang umurnya, untuk apa dihabiskan?. Tentang masa mudanya, untuk apa digunakan? Hartanya, dari mana diperoleh dan kemana dibelanjakan? Ilmunya, bagaimana dia amalkan ilmunya?" (HR. Tirmidzy: 2416)

Masa remaja adalah masa dinamis dan produktif, dimana hal itu akan dipertanyakan pada setiap orang di hari kiamat kelak. Remaja yang dimaksud meliputi laki-laki dan perempuan. Maka dari itu kita tidak boleh meremehkan pembicaraan soal wanita atau remaja putri. Sebab suatu bangsa dan negara tidak akan baik bila kaum perempuannya tidak baik. Keadaan apapun tidak akan membaik tanpa dibarengi membaiknya keadaan kaum perempuannya.

Kebaikan sikap dan moral kaum perempuan bukan semata untuk dirinya sendiri, tetapi juga sangat berpengaruh pada kebaikan sang suami apabila ia telah menikah, dan juga pada anak-anaknya bila telah menjadi ibu.

Karena remaja putri hari ini akan menjadi ibu di masa mendatang. Merekalah penentu masa depan, sebab mereka yang membuat generasi. "Ibu laksana sekolah, jika engkau menyiapkannya, berarti engkau menyiapkan generasi yang baik sekali."

Wanita yang mempunyai pengetahuan agama yang baik kelak mereka melahirkan anak-anak saleh. Akan banyak melahirkan kekayaan insani untuk bangsa dan negaranya. Itulah sebabnya, bila kita meremehkan pembinaan remaja putri dan membiarkan pemikiran, perasaan, tradisi, dan adat istiadat mereka diracuni, maka mereka tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik.

Islam juga sangat menjunjung tinggi kedudukan perempuan, bahkan sangat diperhatikan. Islam sangat memuliakan perempuan sebagai anak, sebagai istri, dan sebagai ibu. Islam memberikan tanggung jawab yang seperti yang diberikan pada kaum laki-laki.

Allah berfirman, "Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman), 'Sesungguhnya Aku tidak akan menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan, karena sebagian kamu adalah keturunan sebagian yang lain." (Ali Imran : 195)

Seorang perempuan harus tumbuh dengan baik semenjak kecil, harus mendapatkan pendidikan Islami yang baik, harus dibiasakan dengan hal-hal baik, harus tumbuh dalam ketaatan kepada Allah, harus tertanam di hatinya kecintaan pada kebaikan dan kebencian pada keburukan. Ajarkan padanya untuk mendirikan salat sejak usia tujuh tahun dan pada usia sepuluh tahun boleh dipukul bila mereka meninggalkan salat. [Chairunnisa Dhiee]

Komentar

Embed Widget
x