Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Juli 2018 | 10:39 WIB
 

Pesan Rasul kepada Orang yang Habis Hubungan Intim

Oleh : - | Kamis, 28 Juni 2018 | 07:00 WIB
Pesan Rasul kepada Orang yang Habis Hubungan Intim
(Foto: Ilustrasi)

ADA yang bertanya, bisakah setelah berhubungan lalu kecapekan dan tidak langsung mandi?

Islam sangat memperhatikan kebersihan dan kesucian para pemeluknya. Suami istri yang habis bersetubuh (junub) lalu ingin tidur sangat dianjurkan untuk membasuh kemaluan masing-masing dan berwudu terlebih dulu sebelum tidur.

Ibnu Umar ra meriwayatkan: Yaa rasuulallaahi ayanaamu ahadunaa junuban?

Qaala: Naam idzaa tawadha`a

Artinya: Wahai Rasulullah, bolehkan salah seorang dari kami tidur sedang ia junub? Rasulullah menjawab: "Boleh, jika ia berwudu`".

Dalam hadis yang lain. Dari Aisyah ra (istri Rasulullah saw) meriwayatkan: "Kaana rasuulullahi shallallaaHu alayhi wa sallama idzaa araada an yanaamu wa huwa junubun, ghasala farjahu wa tawadhdha`a wudhuu`ahu lishshalaati."

Artinya: "Jika Rasulullah saw bermaksud hendak tidur sedang ia dalam keadaan janabat, maka dibasuhnya kemaluannya lalu berwudu seperti ketika hendak salat." (HR. Jamaah)

Begitu pula jika seusai bersetubuh tidak ingin tidur, namun ingin melakukan aktivitas lain seperti makan dan minum, maka hendaknya ia berwudu terlebih dahulu.

Dari Ammar bin Yasir: "Bahwa Nabi saw memberi keringanan bagi orang junub yang bermaksud hendak makan, minum, atau tidur, untuk berwudu` sepertri wudu` salat." (HR. Ahmad dan Turmudzi yang mensahkannya).

Adapun ketika suami istri tersebut akan melakukan salat, maka mereka harus mandi terlebih dahulu. []

Komentar

Embed Widget

x