Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 07:31 WIB

Ikhlas adalah Memurnikan Ibadah untuk Allah

Rabu, 27 Juni 2018 | 18:00 WIB

Berita Terkait

Ikhlas adalah Memurnikan Ibadah untuk Allah
(Foto: Ilustrasi)

YANG dimaksud ikhlas adalah memurnikan ibadah hanya untuk Allah semata. Bulan Ramadhan sendiri adalah bulan yang di dalamnya diajarkan keikhlasan.

Lihat saja dalam amalan puasa disebutkan, "Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari, no. 38; Muslim, no. 760, dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu).

Dalam amalan shalat malam atau shalat tarawih disebutkan, "Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari, no. 37; Muslim no. 759, dari Abu Hurairahradhiyallahu anhu).

Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, 6: 36.

Juga ketika seseorang menghidupkan lailatul qadar dengan shalat malam disebutkan, "Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari no. 1901, dari Abu Hurairahradhiyallahu anhu).

Yang dimaksud ihtisaban dalam hadits di atas berarti beramal karena mengharap pahala dari Allah. Itulah yang dimaksud ikhlas. Yang diharap bukanlah pujian manusia. Yang diharap bukanlah semata-mata harapan dunia.

[baca lanjutan: Bagaimana Belajar Ikhlas dari Puasa Ramadan? (1)]

Komentar

Embed Widget
x