Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 03:05 WIB

Awas, Cairan Bening Membatalkan Salat Anda

Senin, 25 Juni 2018 | 10:00 WIB

Berita Terkait

Awas, Cairan Bening Membatalkan Salat Anda
(Foto: Ilustrasi)

MADZI adalah cairan bening, tidak terlalu kental, tidak berbau, keluarnya tidak memancar, setelah keluar tidak menimbulkan efek lemas, dan tidak disertai orgasme.

Keluar ketika syahwat naik, berkeinginan untuk jimak atau membayangkan hubungan badan. Demikian keterangan an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim, 3/213.Madzi termasuk cairan najis dan membatalkan wudhu.

Dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu, beliau menceritakan,

"Saya adalah lelaki yang sering keluar madzi. Aku malu untuk bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam karena posisi putrinya sebagai istriku. Lalu aku suruh Miqdad bin Aswad untuk bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Beliau bersabda, "Cuci kemaluannya, dan ulangi wudhunya." (HR. Ahmad 616, Bukkhari 269, dan Muslim 721)

Berdasarkan hadis ini, kita bisa mengambil beberapa pelajaran. Pertama, madzi bisa saja sering keluar dari lelaki saleh. Dan ini tidak mengurangi derajat ketakwaannya. Terutama pemuda, yang syahwatnya masih besar.

Kedua, terkadang seorang menantu perlu menjaga rahasia rumah tangganya dari mertuanya. Terlebih masalah yang berhubungan dengan sekitar ranjang. Ali bin Abi Thalib malu untuk menanyakan langsung kasusnya kepada mertuanya, yaitu Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Ketiga, boleh menerima titipan pertanyaan. Dan itu bagian dari adab ketika seseorang merasa malu menyampaikannya sendiri.

Keempat, madzi statusnya najis. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyuruh untuk mencuci kemaluannya, tempat keluarnya madzi.

Kelima, keluar madzi membatalkan wudhu. Karena itu, Ali diperintahkan untuk mengulang wudhunya. Dalam riwayat lain, ketika Nabi shallallahu alaihi wa sallam ditanya tentang madzi, beliau menjawab, "Membatalkan wudhu." (HR. Bukhari)

Dengan demikian, keluar madzi ketika salat, membatalkan salat. Karena semua yang membatalkan wudhu, bisa membatalkan salat. Di samping batal, dia harus mencuci kemaluannya dan mencuci bagian celana yang terkena madzi. []

Komentar

Embed Widget
x