Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Juli 2018 | 18:45 WIB
 

Alasan Banyak Bersedekah di Bulan Ramadan (2)

Oleh : - | Senin, 28 Mei 2018 | 12:00 WIB
Alasan Banyak Bersedekah di Bulan Ramadan (2)
(Foto: Ilustrasi)

BERIKUT 7 alasan banyak bersedekah di bulan Ramadan:

5- Menggabungkan antara sedekah dan puasa adalah sebab kemudahan meraih ampunan dosa dan selamat dari siksa neraka. Lebih-lebih jika kedua amalan tersebut ditambah dengan amalan shalat malam.

Disebutkan bahwa puasa adalah tameng (pelindung) dari siksa neraka,

"Puasa adalah pelindung dari neraka seperti tameng salah seorang dari kalian ketika ingin berlindung dari pembunuhan." (HR. Ibnu Majah, no. 1639; An-Nasai, no. 2232. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

Mengenai sedekah dan shalat malam disebutkan dalam hadits,

"Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana api dapat dipadamkan dengan air, begitu pula shalat seseorang selepas tengah malam." (HR. Tirmidzi, no. 2616; Ibnu Majah, no. 3973. Abu Isa At-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).

6- Dalam puasa pasti ada cacat dan kekurangan, sedekah itulah yang menutupi kekurangan tersebut. Oleh karenanya di akhir Ramadhan, kaum muslimin disyariatkan menunaikan zakat fitrah. Tujuannya adalah menyucikan orang yang berpuasa. Disebutkan dalam hadits, Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma berkata, "Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan dari kata-kata kotor, juga untuk memberi makan kepada orang miskin." (HR. Abu Daud, no. 1609; Ibnu Majah, no. 1827. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).

7- Disyariatkan banyak berderma ketika puasa seperti saat memberi makan buka puasa adalah supaya orang kaya dapat merasakan orang yang biasa menderita lapar sehingga mereka pun dapat membantu orang yang sedang kelaparan. Oleh karenanya sebagian ulama teladan di masa silam ditanya, "Kenapa kita diperintahkan untuk berpuasa?" Jawab mereka, "Supaya yang kaya dapat merasakan penderitaan orang yang lapar dan tidak melupakan deritanya." (Lathaif Al-Maarif, hlm. 300)

Wallahu waliyyut taufiq. Semoga Allah terus memberkahi rezeki kita dan terus bersemangat dalam bersedekah. [Muhammad Abduh Tuasikal]

Komentar

Embed Widget

x