Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 01:21 WIB
 

Kepada Siapa Kita Harus Bergantung

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Kamis, 24 Mei 2018 | 00:02 WIB
Kepada Siapa Kita Harus Bergantung
(Foto: Ilustrasi)

TAK jarang musibah datang tak diduga. Hatipun galau gelisah menyesakkan dada. Hadirnya seseorang yang mau mendengarkan keluhan saja adalah sebuah anugerah, minimal sebagai pelipur lara walau untuk sementara. Namun, mengharap hadirnya orang lain sebagai tempat curahan hati dalam berkeluh kesah janganlah dijadikan sebuah kebiasaan, karena ujung-ujungnya semua orang akan sibuk dengan keluhannya sendiri-sendiri.

Orang bijak sering berpetuah: "Jangan terlalu bergantung pada orang lain, karena bayanganmu sendiri saja akan pergi meninggalkanmu saat gelapnya malam tiba." Orang terdekat kita saja bisa menghilang saat kehidupan kita menjadi gelap. Sungguh kisah pahit yang sering kita tonton dalam kehidupan.

Kebiasaan orang untuk mendekat saat kita bahagia adalah kisah biasa. Adanya orang yang mendekat saat kita menderita adalah sebuah peristiwa yang luar biasa. Lebih banyak manakah peristiwa biasa dan yang luar biasa?

Iya, semuanya berpotensi menghilang. Semuanya akan pergi. Yang tak kan pernah mati dan pergi hanyalah Allah SWT. KepadaNyalah kita harus bergantung. Bergantung kepada Allah adalah dengan cara mengikuti petunjuk dan perintahNya. Mengikuti apa yang Dia suka dan meninggalkan apa yang Dia tidak suka. Bagaimana kita akan disuka kalau kita melakukan apa yang Dia tak suka?

Mengharap cintaNya adalah dengan cara serius mencintaiNya. Menolak perintahNya adalah awal petaka yang akan ditimpakan kepada kita. Memang siapakah kita mau menolak perintahNya sementara kehidupan kita semuanya adalah ditanganNya, dalam ketentuanNya? Salam, AIM. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x