Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 06:12 WIB

Tips Mengatasi Syahwat Bercinta di Bulan Ramadan

Senin, 21 Mei 2018 | 05:00 WIB

Berita Terkait

Tips Mengatasi Syahwat Bercinta di Bulan Ramadan
(Foto: Ilustrasi)

BULAN Ramadan adalah bulan dimana seluruh umat Islam di seluruh dunia berpuasa dari makan, minum dan bercinta di siang hari.

Berbeda dengan bulan-bulan lain, sepanjang bulan Ramadan, hubungan suami istri hanya boleh dilakukan pada malam hari saja. Dalilnya jelas: "Dihalalkan buat kalian pada malam puasa untuk menggauli istri-istri kalian ." (QS Al-Baqarah: 187).

Meski demikian, menjalankan puasa di bulan Ramadan tidak berarti anda harus menghentikan seluruh aktivitas seks anda bersama pasangan. Hubungan intim tetap boleh dilaksanakan pada waktu malam hari setelah berbuka puasa sampai sebelum waktu imsak.

Seperti dikutip dari situs Islamqa, hubungan suami istri haram dilakukan pada siang hari saat berpuasa. Jika melakukannya maka puasa menjadi batal dan kedua pasangan dikenakan denda yaitu kewajiban memerdekakan seorang budak, atau jika tidak memungkinkan maka kedua pasangan diwajibkan menggantinya dengan berpuasa selama dua bulan berturut-turut atau dengan memberi makan 60 orang fakir miskin.

Jika anda termasuk pengantin baru dan masih menikmati masa-masa bulan madu dan malam pertama, berikut ini beberapa tips melakukan hubungan seksual selama bulan puasa.

1. Bercinta adalah ibadah

Dalam Islam, hubungan seks dengan pasangan yang sah termasuk ibadah karena itu melakukannya berarti mendapat pahala. Tetapi melakukan hubungan intim di siang hari di bulan Ramadan tidak saja membatalkan puasa tetapi juga menyebabkan dosa dan pasangan suami istri yang melakukannya wajib membayar kaffarah berupa puasa dua bulan berturut-turut atau memberi makan 60 orang miskin.

Supaya lebih aman lakukan hubungan seks hanya di malam hari sebelum imsak dengan hati yang ikhlas maka kedua pasangan bisa menikmatinya dengan tenang.

2. Atur waktu

Waktu yang sempit selama bulan puasa mengharuskan setiap pasangan untuk bisa menahan nafsu dan hanya melakukannya di waktu yang diizinkan. Tentu saja hal ini termasuk hal yang sulit terutama oleh mereka yang masih berstatus pengantin baru.

Bersabarlah dengan melakukan banyak perbuatan baik di siang hari. Setelah berbuka dan salat tarawih, anda masih memiliki waktu yang cukup banyak untuk berhubungan sebelum masuk waktu makan sahur dan imsak.

3. Lakukan seks kilat

Seks kilat adalah salah satu alternatif seks yang biasa dilakukan pasangan suami istri selama bulan puasa. Jika di luar Ramadan anda terbiasa berhubungan seks dalam waktu yang lama maka selama bulan puasa sebaiknya durasi dikurangi agar stamina anda tetap fit di siang hari.

4. Saling mengerti

Sikap saling mengerti dan memahami mutlak harus dikedepankan. Jika salah satu pasangan sedang tidak mood untuk bercinta maka pasangan lainnya harus mengerti. Seks adalah ibadah jika dilakukan dengan hati yang ikhlas.

Mandi wajib setelah berhubungan tetap harus dilakukan agar dapat menunaikan salat shubuh. Karena itu aturlah waktu sebaik-baiknya agar anda tidak menjadi kerepotan usai bercinta di bulan puasa.

Demikian informasi singkat tips berhubungan intim di bulan Ramadhan, agar perbuatan tersebut tetap dinilai sebagai pahala dan tidak merusak nilai puasa. [sehatki]

Komentar

Embed Widget
x