Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 13:49 WIB
 

3 Bekal Orang Beramar Maruf Nahi Mungkar (1)

Oleh : - | Rabu, 16 Mei 2018 | 14:00 WIB
3 Bekal Orang Beramar Maruf Nahi Mungkar (1)
(Foto: Ilustrasi)

SYAIKHUL Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,

"Hendaklah orang yang beramar maruf nahi mungkar memiliki tiga bekal : [1] berilmu, [2] bersikap lemah lembut, dan [3] bersabar. Berilmu harus dimiliki sebelum seseorang itu beramar maruf nahi mungkar. Sikap lemah lembut harus ada ketika (di tengah-tengah) melakukan hal ini. Dan sikap sabar harus dimiliki setelah seseorang beramar maruf nahi mungkar." (Al Amru bil Maruf wan Nahyu anil Mungkar, hal. 18).

Berikut penjelasan ketiga bekal ini.

[Bekal pertama] adalah berilmu.

Mengenai bekal ilmu ini, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, "Jika ini merupakan definisi amal sholeh (yaitu harus ikhlas dan mengikuti tuntunan Nabi shallallahu alaihi wa sallam), maka seseorang yang hendak amar maruf nahi mungkar harus memiliki dua sifat ini (ikhlas dan mengikuti ajaran Nabi). Dan tidak mungkin disebut sebagai amal sholeh jika tidak disertai dengan ilmu dan kepahaman. Sebagaimana yang dikatakan oleh Umar bin Abdul Aziz,

"Barangsiapa yang beribadah kepada Allah tanpa ilmu, maka dia akan membuat banyak kerusakan daripada mendatangkan kebaikan."

Sebagaimana pula ucapan Muadz bin Jabal, "Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu."

Perkara ini adalah suatu yang sudah sangat jelas. Setiap amalan jika tidak disertai dengan ilmu, tentu akan memunculkan kejahilan, kesesatan, dan mempertuhankan hawa nafsu, sebagaimana telah dijelaskan dahulu. Inilah perbedaan antara orang jahiliyah dan orang muslim. Oleh karena itu, hendaklah seseorang memiliki ilmu terlebih dahulu sebelum beramar maruf nahi mungkar. Hendaklah dia mengetahui keadaan orang yang akan diajak pada kebaikan dan dilarang dari suatu kemungkaran. Hendaklah dia memperhatikan pula maslahat yang akan muncul ketika melakukan hal ini. Jika dia memenuhi syarat ilmu ini, maka itu akan lebih cepat mengantarkan pada tujuan yang diinginkan." (Al Amru bil Maruf wan Nahyu anil Mungkar, hal. 15)

[baca lanjutan: 3 Bekal Orang Beramar Maruf Nahi Mungkar (2)]

Komentar

Embed Widget

x