Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 14:07 WIB

Berat, Hukuman Pembunuhan di Syariat Terdahulu

Selasa, 15 Mei 2018 | 12:00 WIB

Berita Terkait

Berat, Hukuman Pembunuhan di Syariat Terdahulu
(Foto: ilustrasi)

ALLAH Taala berfirman mengenai kedua anak Adam yang saling membunuh,

"Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah. Maka jadilah ia seorang di antara orang-orang yang merugi." (QS. Al Maidah: 30)

Begitu pula hukuman keras bagi Bani Israel yang membunuh seorang manusia, Allah Taala berfirman,

"Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barang siapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya." (QS. Al Maidah: 32)

Bahkan bagi anak Adam yang membunuh saudaranya, dia akan terus menanggung dosa orang-orang sesudahnya yang melakukan pembunuhan. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Tiada pembunuhan yang terjadi karena kezhaliman melainkan anak Adam yang pertama (yakni Qabil) yang akan menanggung dosa pembunuhan tersebut karena dialah yang pertama kali melakukannya." (HR. Bukhari no. 32 dan Muslim no. 1677)

[baca lanjutan: Hukum Membunuh dengan Sengaja]

Komentar

Embed Widget
x