Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 19:13 WIB

Mengapa Orang Banyak yang Suka Dipuji?

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Selasa, 8 Mei 2018 | 00:01 WIB
Mengapa Orang Banyak yang Suka Dipuji?
(Foto: Ilustrasi)

PERTANYAAN di atas bisa jadi tak perlu dijawab menurut sebagian orang. Namun, itu perlu dijawab menurut sebagian yang lain. Saya termasuk bagian dari sebagian yang lain ini karena saya ingin diri ini terlepas dari keterikatan pujian manusia.

Keterikatan diri akan pujian orang lain itu menyiksa, sulit menikmati jalan hidup apa adanya. Lebih dari itu, mengharap pujian orang adalah salah satu bentuk "penyekutuan" Tuhan.

Pertanyaan di atas pernah ditanyakan kepada Abu Abdillah Jakfar Shadiq. Jawaban beliau bagus sekali: "Orang itu senang dipuji karena dia lupa bahwa semua nikmat yang menjadikannya dipuji itu adalah dari Allah. Barangsiapa yang lupa bahwa nikmat itu dari Allah, melanggar aturan Allah, maka nikmat itu akan berubah menjadi derita."

Kalau kita sadar selalu bahwa semua nikmat itu milik Allah dan dari Allah, lantas alasan apa yang membenarkan kita sombong dan berharap harus ada pujian untuk kita? Ucapkan saya segala puji adalah milik Allah.

Apakah kita harus tolak pujian orang kepada kita? Bukan itu yang saya maksudkan. Kembalikan pujian itu kepada Allah sebagai Dzat yang paling berhak dipuji. Bersyukurlah karena kita masih dititipi nikmat yang layak dipuji. Dengan begini, nikmat akan dilanggengkan pada kita. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget

x