Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 26 Mei 2018 | 17:06 WIB
 

Al Latiif, Allah Yang Maha Lembut

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Minggu, 22 April 2018 | 01:11 WIB
Al Latiif, Allah Yang Maha Lembut
(Foto: Istimewa)

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt. Semoga Allah Yang Maha Lembut, menggolongkan kita sebagai orang-orang yang peka hatinya dalam menerima nasehat kebenaran dan kebaikan. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Salah satu asma Allah adalah Al Latiif, Allah Yang Maha Lembut. Saudaraku, Allah Maha Lembut, karena Allah Maha Tahu segala kebutuhan seluruh makhluk-Nya. Dan, Allah melimpahkan rezeki untuk memenuhi kebutuhan seluruh makhluk-Nya tanpa perlu diketahui oleh makhluk-Nya. Seringkali makhluk tidak menyadari betapa besarnya rezeki yang mereka terima dari Allah Swt.

Saking lembutnya, saking halusnya, berbagai pertolongan Allah, segala pemberian Allah seringkali tidak terasa oleh kita. Sehingga kita lupa untuk menafakurinya apalagi mensyukurinya. Allah Maha Lembut, sampai-sampai permohonan kita kepada-Nya dipenuhi tidak selalu dengan sesuatu yang berwujud namun sangat besar manfaatnya untuk kita.

Ketika kita masih berbentuk janin di dalam rahim, sesungguhnya kita tidak mengetahui dan tidak menyadari bagaimana keadaan di sana. Orang lain pun tidak benar-benar mengerti apa yang terjadi di dalam rahim sehingga kita tumbuh berkembang dengan sehat tanpa kekurangan sesuatu apapun. Allah Yang Maha Lembut, menyusun sel demi sel tanpa diketahui dan tanpa dipahami siapapun.

Allah Swt berfirman, "Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan atau rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?" (QS. Al Mulk [67] : 14)

Jika kita tafakuri, lebih banyak mana antara yang datang atas permintaan kita, dengan yang datang tanpa kita pinta? Mari kita tafakuri, jangan jauh-jauh, kita tafakuri organ tubuh kita saja dulu, bagaimana jantung berdetak bagaimana paru-paru bekerja dan bagaimana darah mengalir. Baru menafakuri tiga hal itu saja maka sudah tidak mampu kita mengejarnya dengan pikiran kita. Maasyaa Allah, betapa Allah Maha Lembut lagi Maha Kuasa.

Semoga kita termasuk orang-orang yang semakin yakin pada kekuasaan Allah Swt. dan senantiasa dekat dengan-Nya. Aamiin yaa Robbal aalamiin. [smstauhiid]

Komentar

 
Embed Widget

x