Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 18:16 WIB

Kaidah Keseimbangan Hidup

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Sabtu, 14 April 2018 | 00:12 WIB

Berita Terkait

Kaidah Keseimbangan Hidup
(Foto: Ilustrasi)

BAHAGIA adalah saat hidup berada dalam keseimbangan, equilibrium, tak berat ke kanan atau ke kiri. Berupayalah agar semua berada dalam timbangan yang seimbang.

Namun, kadang-kadang, keseimbangan itu bukan karena kehendak kita. Kehidupan ini sendirilah yang menyembangkan jalan hidup kita melalui berlakunya sunnatullah, hukum alam. Walau kita sudah menjaga pola makan dan pola tidur, masih saja ada penyakit yang hinggap. Rupanya, Allah sedang menyeimbangkan emosi kita agar masih menjadi manusia normal yang lemah dan membutuhkan Allah dan orang lain.

Kalau kita sudah yakin bahwa kita telah melaksanakan tugas kewajiban kepada Allah dan sesama manusia dengan baik, tak usahlah gelisah lagi dengan jalan hidup. Nikmati dan jalani dengan penuh ridla.

Biasanya, setelah dipuji pasti ada yang menghina. Setelah dihina pasti juga ada yang memuji. Kalau ada yang memuji kita dan menghina kita, hidup kita adalah normal. Jangan bersedih. Jika semua orang menghina kita, ini pasti tidak normal. Bisa jadi kita memang jahat, terhina. Jika semua memuji kita, ini juga tidak normal. Bisa jadi kita adalah orang yang riya' atau suka membenar-benarkan diri setiap saat dan setiap tempat.

Nantikan kaidah hidup selanjutnya. Masih sibuk menghitung siapa yang menghina dan memuji kita? Shalat dulu saja, biar semakin normal. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x