Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 15 Oktober 2018 | 21:45 WIB

Bangun Tidur Berzikirlah, Abaikan Smartphone

Kamis, 15 Maret 2018 | 05:00 WIB

Berita Terkait

Bangun Tidur Berzikirlah, Abaikan Smartphone
(Foto: Istimewa)

KEGIATAN sederhana yang setiap hari kita lakukan selagi roh dan napas berada dalam diri. Bangun tidur apa yang pertama kali kita lakukan? Jujurlah, kebanyakan dari kita pasti akan sibuk membuka smartphone. Kita seakan membiarkan diri kita hanyut dalam nikmatnya bersearching ria di internet, tanpa kita sadari pagi berlalu begitu saja. Tak ada hal yang membawa berkah.

Ketahuilah, Islam telah menyiapkan semua hal dalam hidup kita, sekalipun itu adalah hal kecil. Termasuk adab bangun tidur. Islam mengajarkan umatnya untuk berusaha bangun tidur sebelum fajar terbit. Dan hal yang pertama kali tersirat dalam hati dan terucap oleh lisan adalah zikir kepada Allah. Lalu kita mengucapkan:

"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah Dia mematikan kamu dan kepada-Nya kami dikembalikan. Kami masuki waktu pagi sedang kerajaan adalah milik Allah, juga keagungan dan kekuasaan merupakan kepunyaan Allah, serta kemuliaan dan kemampuan ada pada Allah Rabbul Alamiin. Kami masuki waktu pagi ini atas landasan fitrah Islam atas kalimat ikhlas, dan berpegang pada agama Nabi kami, Muhammad saw, serta agama ayah kami Ibrahim dengan setulus hati dan dalam keadaan muslim. Ia (Ibrahim) sama sekali bukan seorang musyrik. Ya Allah, dengan-Mu aku masuki waktu pagi dan petang. Berkat-Mu, aku hidup dan mati serta dikembalikan pada-Mu. Ya Allah aku meminta kepada-Mu agar Engkau bangkitkan kami hari ini kepada setiap kebaikan. Kami berlindung kepada-Mu jangan sampai kami melakukan keburukan atau kami membawa keburukan tersebut kepada seorang muslim atau seseorang membawakan keburukan kepada kami. Kami meminta pada-Mu kebaikan yang ada pada hari ini dan kebaikan yang ada di dalamnya, serta aku berlindung kepada-Mu dari keburukan hari ini dan keburukan yang ada di dalamnya."

Selesai kita memanjatkan doa tersebut, sebaiknya kita lanjutkan dengan membersihkan diri dan bergegas bertemu dengan-Nya melalui dua rakaat pembuka awal keseharian kita. Agar kiranya Allah berkenan memberikan rida dalam setiap langkah kita pada satu hari yang akan kita jalankan.

Ingatlah, ketika kita hendak berpakaian, niatkanlah hal itu untuk melaksanakan perintah Allah yaitu menutup aurat. Hati-hatilah, jangan sampai niat kita dalam berpakaian untuk dilihat orang (riya) sehingga kita merugi. Naudzubillah [Chairunnisa Dhiee]

Komentar

Embed Widget
x