Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:07 WIB

Sumpah jangan Jadi Penghalang Silaturahmi

Kamis, 15 Maret 2018 | 06:00 WIB

Berita Terkait

Sumpah jangan Jadi Penghalang Silaturahmi
(Foto: ilustrasi)

ALLAH berfirman: "Dan janganlah kamu jadikan (nama) Allah dalam sumpahmu sebagai penghalang untuk berbuat kebajikan, bertakwa dan menciptakan kedamaian di antara manusia.." ( QS. Al-Baqarah 2 : 224 )

Dalam ayat tersebut, seakan Allah hendak menyampaikan, "Aku tidak menginginkan kalian menjadikan sumpah sebagai penghalang antara manusia dan perbuatan baik, ketaatan, serta ketakwaan." Contoh sederhana dalam kehidupan kita, ketika ada orang yang berbuat jahat kepada kita, dan kita berjanji untuk tidak berbuat baik kepada orang tersebut. Maka pada saat itu kita telah menjadikan sumpah itu sebagai penghalang antara kita dan perbuatan baik.

Dengan firman-Nya tersebut, Allah menghendaki supaya sumpah tidak menghalangi kita untuk berbuat baik, silahturahmi, atau memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

Barang siapa yang bersumpah atas sesuatu, lalu dia melihat hal yang lebih baik, maka kerjakanlah hal yang lebih baik dan membatalkan sumpahnya dengan membayar kafarat. Kenapa demikian?

Karena sebagai mukmin ketika kita bersumpah untuk tidak berbuat kebaikan, maka Allah meletakkan penghalang antara kita dan kebaikan. Dengan demikian, kita telah menentang diri kita sendiri, yaitu dengan menjadikan penghalang tersebut adalah sumpah karena Allah.

Ketahuilah Allah-lah pemegang otoritas untuk memerintahkan kebaikan, ketakwaan, dan memperbaiki hubungan sesama manusia. Oleh karena itu, berfirman sedemikian di atas. Allah menginginkan kita untuk menjaga sikap kebaikaan, ketakwaan, dan memperbaiki hubungan sesama manusia, yang juga merupakan saudara seiman kita.

Bahwasanya Allah memerintahkan supaya kita sebagai seorang mukmin tidak menjadikan sumpah sebagai panghalang antara kita dan kebaikan, antara kita dan ketakwaan, serta antara kita dan memperbaaiki hubungan sesama.

Islam mempermudahkan kita dalam permasalahan pembatalan sumpah untuk kepentingan kebaikan. Seorang salaf saleh (ulama masa terdahulu yang saleh ) berkata, "Tidak ada pembatalan janji yang baik, selain untuk ketaatan."

Dengan demikian, yang berbuat ketaatan, menghalangi diri dari kemaksiatan, dan memperbaiki hubungan sesama, masuk dalam firman Allah, "Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan.. (QS.Al-Baqarah 2 : 208) [Chairunnisa Dhiee]

Komentar

Embed Widget
x