Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 21 September 2018 | 06:56 WIB

Berilah Aku Mahar Surah Ar-Rahman Saat Akad Nikah

Rabu, 14 Maret 2018 | 08:00 WIB

Berita Terkait

Berilah Aku Mahar Surah Ar-Rahman Saat Akad Nikah
(Foto: ilustrasi)

ENTAH sudah berapa kali rencana pernikahan Alif dan Asri ditunda. Lagi-lagi persiapan finansial menjadi alasan pihak keluarga Asri menunda acara sakral tersebut.

"Enggak mungkin dong kalau pesta pernikahannya tidak di gedung. Anggun, kakak Asri juga dulu pesta mewah di dalam gedung. Kalau belum dapat gedung atau apapun itu alasan nak Alif, ya sudah kita tunda saja pernikahan kalian."

Alif, tertunduk lesu di shaf pertama masjid mengingat perkataan calon ayah mertuanya, selesai menunaikan tiga rakaat Magrib-nya. Ia seakan ingin menyerah dan ingin membatalkan pernikahan yang selama ini ia dan Asri impikan. Orangtua dan keluarga Asri memang sangat menjaga nama baik dan martabat keluarga. Mereka tidak ingin pesta pernikahan Asri yang notabenenya adalah anak perempuan paling kecil di keluarga hanya dilakukan dengan acara sederhana. Mereka menuntut ini itu kepada Alif demi sebuah pernikahan mewah nan megah.

Alif bukanlah seorang pemuda kaya raya yang bisa menuruti semua cengkonek permintaan keluarga calon istrinya. Ia hanya karyawan swasta yang ingin melengkapi agama dengan mengikuti sunah Rasul berdasarkan syariat. Ia telah menyiapkan semua syarat dan rukun pernikahan yang telah ditetapkan Allah.

Dan yang telah ia siapkan sebagai mahar yang paling berharga permintaan calon istrinya, surah Ar-Rahman.

"Aku tidak meminta apapun tentang kemewahan pernikahan dan kenikmatan dunia mas, aku hanya meminta mahar yang bisa meyakinkan ku bahwa kamu bisa bertanggung jawab atas ku dan keluarga kita kelak. Berikan lah aku mahar surah Ar-Rahman saat akad nanti. Hanya itu yang kuminta."

Permintaan Asri kembali menguatkan niat yang hampir pupus karena keinginan orangtua yang hanya mementingkan kehidupan dunia. Bismillah, Alif kembali ke rumah calon mertuanya, menghadap orangtua Asri dan menyampaikan niat pernikahannya. Semata bukan untuk acara pernikahan mewah semata, tapi ada hal yang penting untuk dipertanggungjawabkan setelah nya, yakni kehidupan mendidik istri dan anak-anak mereka menuju jalan Allah.

Alhamdulillah, jika keyakinan telah bulat dalam hati, Allah swt pasti memberi jalan. Setelah melalui perbincangan rumit dengan sang calon mertua, akhirnya Alif berhasil memberikan pandangan Islam kepada keluarga Asri. Hingga pada waktunya tiba, surah Ar-Rahman melantunkan syahdu dari Alif untuk sang pujaan hati di akad nikah mereka. Alhamdulillah[Chairunnisa Dhiee]

Komentar

Embed Widget
x