Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 16 Desember 2018 | 15:06 WIB

Belum Baligh, Apakah Amal Saleh Berpahala?

Senin, 5 Maret 2018 | 10:00 WIB

Berita Terkait

Belum Baligh, Apakah Amal Saleh Berpahala?
(Foto: Ilustrasi)

APAKAH anak kecil jika melakukan shalat dan puasa juga dapat pahala padahal saat itu belum baligh? Jika belum baligh berarti belum dibebani kewajiban syariat. Lantas masalahnya, apakah ia beramal sholeh dapat pahala?

Mari kita perhatikan hadits Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, ia berkata, "Seorang ibu mengangkat anaknya. Lalu ia berkata pada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, "Wahai Rasulullah, apakah ia sudah dikatakan berhaji?" Beliau bersabda, "Iya dan bagimu pahala."

Penulis kitab Mawahibul Jalil fii Syarh Mkhtashor Asy Syaikh Kholil (kitab fiqh Maliki) berkata tentang masalah anak kecil yang diperintahkan ketika ia telah berumur tujuh tahun, "Al Qorofi mengatakan dalam kitab Al Yawaqit fil Mawaqiit bahwa anak kecil ketika itu juga mendapatkan pahala karena telah melakukan amalan sunnah jika ia melakukannya. Alasannya adalah hadits Al Khatsamiyyah."

Ibnu Rusyd mengatakan, "Sesungguhnya anak kecil tidak dicatat baginya dosa. Namun dicatat baginya (pahala) kebaikan menurut pendapat yang shahih dari pendapat yang ada."

Tidak ada khilaf (perselisihan antara para ulama) bahwa anak kecil diberi pahala dari ketaatann yang ia lakukan. Namun jika ia melakukan kesalahan (dosa), maka ia dimaafkan karena apa yang sengaja ia lakukan seperti dihukumi orang yang khotho (keliru).

Disebutkan dalam kitab Mukhtashor Al Wadhihah, "Tidak diwajibkan haji bagi anak kecil laki-laki maupun perempuan sampai ia baligh (ditandai dengan mimpi basah dan pada wanita ditandai dengan haidh). Akan tetapi tidak mengapa jika anak kecil tersebut berhaji. Mereka dinilai melakukan haji yang sunnah, demikianlah yang dimaksud dalam hadits." Kemudian disebutkan dari Tholhah bin Mushorrif, ia berkata, "Di antara akhlaq kaum muslimin, mereka berhaji dengan anak-anak mereka dan ingin mendapatkan pahala dari Allah."

Ibnu Abdil Barr dalam At Tamhiid mengatakan, "Perintah untuk berhaji bagi anak kecil adalah perintah kebaikan dan sunnah. Mayoritas para ulama menghukumi amalan tersebut sunnah. Dan juga dikatakan bahwa tidak diingkari jika anak kecil tersebut dicatat kebaikannya di akhirat karena shalat, zakat, haji dan amalan kebaikan lainnya yang ia lakukan. Amalan yang ia lakukan tersebut dianggap amalan sunnah sebagai karunia dari Allah sebagaimana mayit diberi pahala karena sedekah yang diniatkan oleh orang yang masih hidup untuknya."

Demikian faedah ilmu yang kami dapat siang ini dan moga bermanfaat. Semoga semakin membuat kita semangat mendakwahi anak-anak kita (meskipun belum baligh) untuk beramal sholeh. Wallahu waliyyut taufiq.

Alhamdulillahilladzi bi nimatihi tatimmush sholihaat. [rumaysho]

Komentar

Embed Widget
x