Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Oktober 2018 | 12:19 WIB

4 Bukti Nyata adanya Hari Berbangkit (Kiamat)

Rabu, 28 Februari 2018 | 12:00 WIB

Berita Terkait

4 Bukti Nyata adanya Hari Berbangkit (Kiamat)
(Foto: Ilustrasi)

DALAM hadits qudsi, Allah Taala berfirman,

"Wahai hamba-Ku, kalau orang-orang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, sekalian manusia dan jin, mereka itu bertaqwa seperti orang yang paling bertaqwa di antara kalian, tidak akan menambah kekuasaan-Ku sedikit pun. Jika orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir di antara kalian, sekalian manusia dan jin, mereka itu berhati jahat seperti orang yang paling jahat di antara kalian, tidak akan mengurangi kekuasaan-Ku sedikit pun juga." (HR. Muslim, no. 2577)

Beberapa Hal yang Jadi Bukti Adanya Hari Berbangkit (Hari Kiamat):

1. Diciptakannya langit dan bumi. Karena menciptakan langit dan bumi lebih berat dibanding manusia. Allah Taala berfirman, "Sesungguhnya penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan manusia akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Al-Mumin: 57)

2. Allah dapat menghidupkan tanah setelah matinya seperti dibahas dalam surah Yasin kali ini. Juga dalam ayat, "dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah, supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan, dan kebun-kebun yang lebat? Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan," (QS. An-Naba: 14-17)

3. Hari berbangkit dapat dibuktikan dengan diciptakannya manusia, maka membangkitkan manusia setelah matinya lebih mudah bagi Allah. Allah Taala berfirman, "Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk." (QS. Yasin: 79)

4. Hari berbangkit dapat dibuktikan dengan hidupnya orang yang mati (sementara) dari tidurnya. Allah berfirman, "dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat." (QS. An-Naba: 9)

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

[Referensi: At-Tashil li Tawil At-Tanzil Tafsir Juzu Amma; Tafsir Al-Quran Al-Karim Surat Yasin; Tafsir As-Sadi (Taisir Al-Karim Ar-Rahman)/ Muhammad Abduh Tuasikal]

Komentar

Embed Widget
x