Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 00:22 WIB
 

Sembilan Ciri Istri Pembawa Rezeki Suami (1)

Oleh : - | Rabu, 7 Februari 2018 | 13:00 WIB
Sembilan Ciri Istri Pembawa Rezeki Suami (1)
(Foto: Ilustrasi)

PERNIKAHAN merupakan sunah yang diagungkan Allah SWT. Selain mencari rida-Nya, menikah juga menjadi salah satu jalan menuju kebahagiaan sejati dan pembuka pintu rezeki.

Allah SWT senantiasa mencukupkan rezeki pasangan yang sudah menikah, meski hanya salah satu dari keduanya yang bekerja. Namun, pasangan yang ingin memperoleh semua itu harus memperbaiki akhlak dan memperbanyak amal baik. Jika biasanya suami bertanggungjawab mencari nafkah, maka istri pun memiliki berbagai tugas dan tanggungjawab lain yang tidak kalah penting.

Perilaku istri yang demikian bakal berdampak pada turunnya rezeki bagi keluarga. Dengan mengamalkan sembilan perilaku di bawah ini, keluarga akan memperbaiki harkat dan martabat keluarga dan meluaskan pintu rezeki yang mungkin saja tersendat selama ini.

1. Wanita yang Taat Pada Allah dan Rasul-Nya

Sebelum menikahi seorang wanita, pria haruslah mempertimbangkan empat faktor ini: (1) kecantikannya, (2) keturunannya, (3) hartanya dan (4) agamanya. Namun, dari keempat faktor tersebut faktor agama haruslah yang paling diutamakan. Karena faktor agama akan mendatangkan 3 faktor lain. Ketaatan beragama akan membawa pada kecantikan lahir dan batin, memperbaiki keturunan dan mendatangkan keberkahan rizki.

2. Wanita yang Taat Pada Suaminya

Rasulullah pernah bersabda: "Jika aku boleh menyuruh seseorang untuk sujud kepada orang lain niscaya aku akan menyuruh seorang isteri untuk sujud kepada suaminya." (H.R. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Itulah hadist Rasullah mengenai betapa utamanya menjadi istri yang taat kepada suaminya. Menjadi istri yang sholehah haruslah mentaati perintah suaminya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan agama dan akal sehat.

Ketaatan itu akan membuat hati suami menjadi tenang dan damai. Itulah yang menyebabkan suami mudah menjalankan kewajibannya mencari rezeki yang halal bagi keluarganya. Jika seorang istri ingin tetap berkarir di luar rumah haruslah terlebih dahulu mendapatkan izin dari suaminya. Selain itu, dia juga harus mampu menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga dan mampu menjaga diri dengan baik di tempat kerja.

"Laki-laki adalah pemimpin atas wanita karena Allah telah melebihkan sebagian dari mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita) dan dengan sebab sesuatu yang telah mereka (laki-laki) nafkahkan dari harta-hartanya. Maka wanita-wanita yang saleh adalah yang taat lagi memelihara diri di belakang suaminya sebagaimana Allah telah memelihara dirinya." (Q.S. An Nisa : 34).

3. Wanita yang Melayani Suaminya dengan Baik

Seorang istri haruslah mengetahui apa saja tugas dan kewajibannya. Menjalankan tugas rumah tangga dan melayani suami dengan baik serta mendidik anak-anaknya merupakan tugas utama seorang istri. Istri yang saleh selalu berusaha melayani suaminya dengan baik seperti menyiapkan makanan, menyediakan keperluannya, membersihkan rumah, memenuhi kebutuhan biologis dan menjaga perasaan suami agar tidak sampai terluka karena sikap istri.

Istri yang demikian akan menjadi istri kesayangan suami dan menjadi rekan yang baik dalam mewujudkan rumah tangga yang sakinah dan menarik hal-hal positif ke dalam rumah tangga tersebut, termasuk di dalamnya meluaskan rezeki yang halal bagi suaminya.

4. Wanita yang Berhias Hanya untuk Suaminya

"Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita salehah" (H.R. Muslim). Wanita adalah makhluk yang suka berhias dan mempercantik diri. Akan tetapi, seorang istri yang saleh hanya berhias dan menampakkan perhiasannya untuk suaminya. Ketika seorang istri selalu dipandang menyenangkan dan mengetahui cara membuat senang suaminya maka malaikat pun ikut berdoa agar Allah memudahkan rezeki bagi keluarga tersebut. [bersambung]

Komentar

 
Embed Widget

x