Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 00:34 WIB
 

Awas! 3 Penyebab Jin Merasuki Tubuh Manusia

Oleh : - | Rabu, 7 Februari 2018 | 07:00 WIB
Awas! 3 Penyebab Jin Merasuki Tubuh Manusia
(Foto: Ilustrasi)

APA yang menyebabkan seseorang mudah kerasukan jin? Dengan memahami sebabnya, kita berharap bisa menghindarinya agar terhindar dari kerasukan jin.

Syaikhul Islam menjelaskan sebab seseorang mudah kerasukan jin, "Jin yang merasuki manusia bisa saja terjadi karena dorongan syahwat atau hawa nafsu atau karena jatuh cinta. Sebagaimana yang terjadi antara manusia dengan manusia"

"Bisa juga terjadi dan ini yang paling banyak karena kebencian atau kedzaliman (yang dilakukan manusia), misalnya ada orang yang mengganggu jin atau jin mengira ada seseorang yang sengaja mengganggu mereka, baik dengan mengencingi jin atau membuang air panas ke arah jin atau membunuh sebagian jin, meskipun si manusia sendiri tidak mengetahuinya. Namun jin juga bodoh dan dzalim, sehingga dia membalas kesalahan manusia dengan kedzaliman melebihi yang dia terima. Terkadang juga motivasinya hanya sebatas main-main atau mengganggu manusia, sebagaimana yang dilakukan orang jelek di kalangan manusia." (Majmu al-Fatawa, 19/39).

Dalam karyanya yang lain, Syaikhul Islam menyimpulkan. Jin merasuki tubuh manusia karena 3 sebab:

[1] Terkadang karena seorang jin menyukai orang yang kesurupan, agar dia bisa menikmati kebersamaan dengannya. Kesurupan semacam ini yang paling mudah untuk disembuhkan dibandingkan yang lainnya.
[2] Terkadang karena manusia itu mengganggu jin ketika dia mengencingi mereka atau menyiramkan air panas ke mereka atau membunuh sebagian jin atau bentuk gangguan lainnya. Ini jenis kesurupan yang paling susah, bahkan banyak kejadian jin membunuh manusia yang kesurupan.
[3] Terkadang karena jin main-main, seperti gaya preman di kalangan manusia yang suka ganggu orang di jalan. (Daqaiq at-Tafsir, 2/137).

Memahami hal ini, kita menekankan, hindari semua yang bisa mengganggu jin. Seperti membuang air panas sembarang tempat atau mengencingi lubang, dst. Wal ilmu indallah. [Ustadz Ammi Nur Baits]

Komentar

 
Embed Widget

x