Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 10:35 WIB

Inilah Cara Menjadi Sabar dalam Hidup

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Rabu, 7 Februari 2018 | 00:06 WIB

Berita Terkait

Inilah Cara Menjadi Sabar dalam Hidup
(Foto: Ilustrasi)

SEORANG mahasiswa S3 semester 8 membulatkan tekad untuk menghentikan studinya yang sudah tinggal beberapa tahap lagi. Dia tak sabar dengan proses yang katanya sulit dan berbelit-belit.

Sudah saya rayu karena kasihan ternyata tetap pada pendiriannya. Apalah arti nasehat AIM dibandingkan dengan nasehat dirinya sendiri. Manusia itu sungguh sangat ditentukan oleh dirinya, bukan oleh selainnya.

Seorang calon jamaah haji mengurungkan diri naik haji padahal proses sudah berjalan jauh. Dia tak sabar menunggu proses yang katanya membuat dadanya dagdigdug dan telinganya memerah karena ada isu yang macam-macam. Saya sarankan sabar, namun ternyata tetap tak sabar. Apalah arti kalimat seorang AIM.

Pada saat siang hari bulan Ramadlan, seorang santri jatuh sakit saat selesai upacara bendera. Dokter dan teman-temannya menyarankan membatalkan puasanya. Dia hanya tersenyum dan berkata: "Tidak, eman, sebentar lagi sudah adzan maghrib, tanda berbuka tiba." Santri ini sabar menjalani puasa karena YAKIN bahwa adzan maghrib pasti tiba. Santri ini sabar menjalani sakit karena dia YAKIN ada hikmah di balik sakit itu.

Ternyata, salah satu cara terjitu menjadi sabar saat mendapatkan musibah dan derita adalah adanya KEYAKINAN dalam diri bahwa semua pasti punya akhir dan bahwa semua pasti memiliki hikmah. Allah yang menjamin itu semua dalam firmanNya, Rasulullah Muhammad menegaskannya dalam seluruh bagian sejarah hidupnya. Masihkah tak yakin?

Sabarlah dan jalani semuanya dengan menunggu hikmahnya. Menunggu bahagia saat menderita dan menanti hikmah saat ditimpa musibah dengan penuh yakin dan sabar adalah ibadah. Salam, AIM. [*]

Komentar

Embed Widget
x