Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 11:45 WIB
 

Bagaimana Jika Manusia Melihat Surga dan Neraka?

Oleh : - | Kamis, 18 Januari 2018 | 18:00 WIB
Bagaimana Jika Manusia Melihat Surga dan Neraka?
(Foto: ilustrasi)

ALLAH banyak bercerita tentang hari kiamat dalam al-Quran, demikian pula Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dalam hadisnya. Namun Allah merahasiakan hakekat sejatinya. Allah tidak pernah menampakkan surga dan neraka atau kejadian di hari kiamat kepada para hamba-Nya. Selain para utusan-Nya yang mendapatkan izin dari-Nya.

Tentang rahasia surga, Allah berfirman, "Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan." (QS. As-Sajdah: 17).

Dalam hadis dari Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu, bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah berkhutbah. Diantara penggalan khutbah, beliau menyatakan, "Sesungguhnya aku telah melihat surga dan aku tadi berupaya meraih setandan buah-buahan darinya. Seandainya kamu mendapatkannya dan memakannya, niscaya kamu (tidak butuh lagi makanan) di dunia. Kemudian aku melihat neraka dan belum pernah aku melihat pemandangan yang ngerinya seperti itu." (HR. Bukhari 5197 dan Muslim 907)

Dalam riwayat lain, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Taala memiliki malaikat-malaikat yang berkelana di jalan-jalan mencari ahli dzikir. Jika mereka telah mendapatkan sekelompok orang yang berdzikir kepada Allah, mereka duduk bersama dengan orang-orang yang berdzikir. Mereka mengajak malaikat lainnya: "Kemarilah datangi kebutuhan kalian".

Maka para malaikat mengelilingi orang-orang yang berdzikir dengan sayap mereka hingga langit dunia. Kemudian Allah -Azza wa Jalla- bertanya kepada mereka, sedangkan Dia lebih mengetahui daripada mereka,

"Apa yang diucapkan oleh hamba-hambaKu?"
Para malaikat menjawab, "Mereka mensucikan-Mu (mengucapkan tasbih), mereka membesarkan-Mu (mengucapkan takbir), mereka memuji-Mu (mengucapkan Alhamdulillah), mereka mengagungkan-Mu."
Allah bertanya, "Apakah mereka melihatKu?"
Mereka menjawab, "Tidak, demi Alah, mereka tidak melihatMu".
Allah berkata, "Bagaimana seandainya mereka melihatKu?"
Mereka menjawab, "Seandainya mereka melihat-Mu, tentulah ibadah mereka menjadi lebih kuat kepada-Mu, lebih mengagungkan-Mu, lebih mensucikan-Mu".
Allah berkata, "Lalu, apakah yang mereka minta kepadaKu?"
Mereka menjawab, "Mereka minta surga kepadaMu".
Allah bertanya, "Apakah mereka melihatnya?"
Mereka menjawab, "Tidak, demi Alah, Wahai Rabb, mereka tidak melihatnya".
Allah berkata, "Bagaimana seandainya mereka melihatnya?"
Mereka menjawab, "Seandainya mereka melihatnya, tentulah mereka menjadi lebih semangat dan lebih banyak meminta serta lebih besar keinginan".
Allah berkata: "Lalu, dari apakah mereka minta perlindungan kepadaKu?"
Mereka menjawab, "Mereka minta perlindungan dari neraka kepadaMu".
Allah bertanya, "Apakah mereka melihatnya?"
Mereka menjawab, "Tidak, demi Allah, wahai Rabb, Mereka tidak melihatnya."
Allah berkata, "Bagaimana seandainya mereka melihatnya?"
Mereka menjawab, "Seandainya mereka melihatnya, tentulah mereka menjadi lebih menjauhi dan lebih besar rasa takut (terhadap neraka)".
Allah berkata, "Aku bersaksi di hadapan kalian, bahwa Aku telah mengampuni mereka".

(HR. al-Bukhari 6458 dan Muslim 2686)

[baca lanjutan: Awas! Kita Dilarang Menggambar Keadaan Akhirat]

Komentar

Embed Widget

x