5 Doa Penutup Pengajian Sesuai Sunah Nabi Muhammad SAW dan Keutamannya
Oleh
Farahdilla Puspa
Editor
Dewa Panggalih

Berdoa saat pindah rumah baru. (Foto: Freepik)
Islam mengajarkan untuk membaca doa dalam keadaan apa pun. Dalam Surah Gafir ayat 60, Allah SWT berfirman:
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”
Ayat ini menunjukkan perintah berdoa dalam berbagai kondisi, termasuk saat mengakhiri sebuah pengajian.
Oleh karena itu, penting untuk setiap muslim mengetahui doa penutup pengajian yang sesuai sunah Nabi Muhammad SAW.
Kumpulan Doa Penutup Pengajian
1. Doa Kafaratul Majelis
Doa penutup pengajian yang paling umum dan sesuai sunah Nabi Muhammad SAW adalah doa kafaratul majelis sebagai berikut:
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ
Subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik
Artinya: “Mahasuci Engkau, wahai Allah, dan dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Aku meminta ampun kepada-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu.”
Doa ini dianjurkan dibaca sebelum berdiri dan meninggalkan tempat pengajian, sebagaimana hadis berikut:
Abu Hurairah radhiyallahu anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Barang siapa yang duduk di suatu majelis, lalu banyak senda guraunya (kalimat yang tidak bermanfaat untuk akhiranya), maka hendaklah sebelum bangun dari majelisnya mengucapkan, ‘Subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik’, kecuali diampuni baginya dosa-dosa selama di majelisnya itu.” (HR Tirmidzi)
Dalam hadis lainnya riwayat Abu Daud, Rasulullah SAW mengatakan bahwa doa ini adalah kafarat bagi dosa yang terjadi selama di dalam majelis.
2. Doa Penutup Pengajian Umum
اَلْحَمْدُلِلَّهرَبِّالْعَالَمِيْنَوَالصَّلاَةُوَالسَّلاَمُعَلَىأَشْرَفِاْلأَنْبِيَاءِوَالْمُرْسَلِيْنَوَعَلَىاَلِهِوَصَحْبِهِأَجْمَعِيْنَ
Alhamdulillahi rabbil'aalamiin, wash-sholaatu wassalaamu 'ala isyrofil anbiyaa i walmursaliin, wa'alaa alihi washohbihii ajma'iin
Artinya: "Segala puji bagi Yang Mahakuasa Tuhan Seluruh Alam. Semoga shalawat dan keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, keluarga dan sahabat-sahabatnya."
3. Doa Penutup Pengajian untuk Mohon Keberkahan Ilmu
ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺭْحَمْنَا ﺑِﺎْﻟﻘُﺮْﺁﻥْ، ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟَﻨَﺎ ﺇِِﻣَﺎﻣًﺎ ﻭَﻧُﻮْﺭًﺍ ﻭَﻫُﺪًﺍ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔْ، ﺃَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺫَﻛِّﺮْﻧَﺎ ﻣِﻨْﻪُ ﻣَﺎ ﻧَﺴِﻴْﻨﺎ وَعَلِّمْنَا ﻣِﻨْﻪُ ﻣَﺎ ﺟَﻬِﻠْﻨَﺎ ﻭَﺍﺭْﺯُقْنَا ﺗِﻼَﻭَﺗَﻪُ ﺁﻧَﺎﺀَ ﺍﻟْﻠَﻴْﻞِ ﻭَﺃَﻃْﺮَﺍﻑَ ﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭْ ﻭَﺍﺟْﻌَﻠْﻪُ ﻟَﻨَﺎ ﺣُﺠَّﺔً ﻳَﺎ ﺭَﺏَّ ﺍْﻟﻌَﺎﻟَﻤْﻴِﻦ
Allohummarham na bil qur'an. Waj'al hu lanaa imaama, wa nuuro, wa hudaa, wa rohmah. Allohumma dakkir na minhu ma nasiina, wa 'allimna minhu ma jahilna warjuqna tilaawatahu. Aana-al laili wa atroofan nahaar. Waj'alhu lana hujjatan, yaa Robbal 'alamiin
Artinya: "Ya Allah, rahmatilah kami dengan Alquran. Jadikan ia pimpinan, cahaya, petunjuk, dan rahmat. Ya Allah, ingatkanlah kami apa yang terlupa darinya dan ajarkanlah apa yang tidak kami ketahui darinya. Dan berikanlah kami rejeki membacanya sepanjang siang dan malam. Serta jadikanlah ia hujjah penolong kami. Wahai Allah Tuhan semesta alam."
4. Doa Penutup Pengajian untuk Mohon Rezeki
ﺭَﺏِّ ﺍْﻧﻔَﻌْﻨَﺎ ﺑِﻤَﺎ ﻋَﻠَّﻤْﺘَﻨَﺎ، ﺭَﺏِّ ﻋَﻠِّﻤْﻨَﺎ ﺍَّﻟﺬِﻱْ ﻳَﻨْﻔَﻌُﻨَﺎ، ﺭَﺏِّ ﻓَﻘِّﻬْﻨَﺎ ﻭَﻓَﻘِّﻪْ ﺃَﻫْﻠَﻨَﺎ، ﻭَﻗَﺮَﺍﺑَﺎﺕِ ﻟَﻨَﺎ ﻓِﻲ ﺩِﻳْﻨِﻨَﺎ، ﺗَﻮَﺳَّﻠْﻨَﺎ ﺑِﺘَﻌَﻠُّﻢٍ، ﺗَﻮَﺳَّﻠْﻨَﺎ ﺑِﺘَﻌْﻠِﻴﻢٍ، ﺍَﻥْ ﺗَﺮْﺯُﻗَﻨَﺎ الوَاسِعَةَ، ﻭَﺍَﻥْ ﺗَﺮْﺯُﻗَﻨَﺎ ﺍﻷَﻣَﺎﻧَﺔ
Robbinfa'naa bi maa 'allamta na, robbi 'allim na alladzi yanfa'una. Robbi faqqih na wa faqqih ahlana, wa qoroobaatin lana fi diini na. Tawassalna bi ta'allumin, tawassalna bi ta'limiin. An tarzuqo nal wasi'ah, wa an tarzuqo nal amaanah
Artinya: "Ya Allah, berilah kami manfaat dari apa yang telah engkau ajarkan pada kami. Ya Allah, berilah kami pengetahuan terhadap apa yang bermanfaat bagi kami. Ya Allah, berilah pemahaman pada kami, dan pada keluarga kami, Serta para kerabat kami dalam memahami agama. Kami bertawasul dengan belajar, kami bertawasul dengan mengajar. Agar Engkau beri kami rejeki yang luas dan agar Engkau beri kami rejeki amanah."
5. Doa Penutup Pengajian untuk Mohon Keteguhan Hati
رَبّنَا اَفْرغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبّتْ اَقْـدَامَنَا
رَبّنَا آتِنَا فِى لدّنْيا حَسَنَة وَفِى الاَخِرَة حَسَنة وَقِنأ عَذَابً النّار
سُبحَان رَبّكَ رَبّ العِزّةِ عَمّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ على الْمُرْسَليْن والْحَمْدُ لِلهِ رَبّ الْعَالَمِيْن
Rabbana Afrigh Alainaa Shobran Wa Tsabit Aqdaamanaa. Rabbanaa Aatina Fiddunya Hasanah Wafil Aakhirati Hasanah Waqinaa Adzaabannaar. Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Ammaa Yashifuun Wasalaamu Alal Mursaliin Walhamdulillahi Rabbil Aalaamiin
Artinya: “Ya Allah, curahkanlah kesabaran atas kami, dan teguhkanlah pendirian kami terhadap cobaan dan kebenaran. Ya Allah, berkahilah semua ilmu yang kami dapat selama kegiatan ini, sehingga kami dapat mengamalkan setelah kami bubar dan kerumah masing-masing. Sehingga kami bisa menjadi suri tauladan dalam keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.”
Keutamaan Membaca Doa Penutup Pengajian
1. Penebus Dosa
Keutamaan membaca doa penutup pengajian, khususnya doa kafaratul majelis adalah sebagai penebus dosa yang dilakukan selama berkumpul.
Hal itu sesuai dengan hadis berikut:
"Abu Barzah radhiyallahu anhu berkata, Rasululah shallallahu alaihi wa sallam ketika bangun dari majelis mengucapkan, ‘Subhaanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaik’. Lantas, ada seseorang yang berkata, ‘Wahai Rasulullah, engkau mengucapkan ucapan yang belum pernah engkau ucapkan sebelumnya.’ Beliau menjawab, ‘Itu adalah kafarat bagi dosa yang terjadi selama di dalam majelis’.” (HR Abu Daud, Al-Hakim)
2. Mendapat Keberkahan Ilmu
Keutamaan lainnya membaca doa penutup pengajian adalah memohon keberkahan ilmu kepada Allah SWT.
3. Bersyukur kepada Allah SWT
Doa penutup pengajian juga menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT telah diberikan kesempatan untuk menuntut ilmu.
4. Meningkatkan Ketakwaan
Menutup pengajian dengan doa-doa, termasuk di dalamnya memohon ampunan kepada Allah SWT, merupakan bukti ketakwaan kepada Yang Maha Kuasa.






