Masjid Nabawi Sambut Jemaah Haji dengan Bahasa Indonesia Lewat Teknologi LED Besar
Laporan Langsung Haji 2026
Oleh
Rana Setiawan
Editor

Penampilan layar LED raksasa yang menampilkan pesan sambutan bagi jemaah haji yang berada di Masjid Nabawi, Kota Madinah, Arab Saudi, dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.(Foto: inilah.com/Amm)
Masjid Nabawi terus berbenah menyambut kedatangan jutaan tamu Allah pada musim haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Salah satu inovasi terbaru yang mencuri perhatian adalah pemasangan layar LED raksasa yang menampilkan pesan sambutan dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Kalimat sambutan berbahasa Indonesia itu terpampang pada layar LED besar yang terletak di lokasi menuju pelataran Masjid Nabawi pada pintu utama Gate 333.
Menurut laporan langsung Koresponden Inilah.com, Agus M. Muharrar di Madinah, Arab Saudi, kehadiran videotron tersebut menjadi wujud Masjid Nabawi terus bersolek menyambut jemaah haji tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Hadir sejak April 2026, layar LED dengan tampilan kalimat sambutan selamat datang kepada tamu Allah SWT juga muncul dalam berbagai bahasa. Seperti bahasa Arab, Inggris, Perancis, Turki, Urdu, dan Melayu.
Layar ditopang bangunan serupa gapura menambah kesan megah sebagai gerbang masuk bagi jemaah menuju area masjid.
Konfigurasi gambar di samping tulisan dengan beragam warna cerah menambah daya tarik visual sekaligus menghadirkan nuansa hangat bagi para jemaah yang baru tiba.
Kawasan di sekitar masjid semakin ramai dengan hadirnya jemaah haji dari berbagai negara yang berdatangan.
Pemasangan layar juga bagian dari modernisasi fasilitas di kawasan suci tersebut untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dalam mendapatkan informasi dan panduan.
Sambutan Digital yang Menghangatkan
Inovasi tersebut menjadi bagian dari konsep penyambutan digital baru di Kota Madinah. Layar elektronik besar yang terpasang di salah satu gerbang utama, termasuk di Gate 21 di depan Masjid Nabawi, kini resmi beroperasi menyambut para tamu Allah, baik jemaah haji maupun peziarah, yang tiba di Kota Nabi itu.
Layar tersebut dipasang di atas lengkungan arsitektur yang mengarah langsung ke area masjid.
Dengan tampilan visual yang terang dan dinamis, layar ini menyapa para jemaah dalam berbagai bahasa dengan pesan seperti “Selamat datang, wahai tamu Allah” serta “Ahlan bi-Duyuf Ar-Rahman Zuwwar Al-Masjid Ash-Sharif.”
Kehadiran teknologi ini tidak hanya memperindah kawasan masjid pada malam hari dengan cahaya yang menenangkan, tetapi juga menghadirkan rasa haru, bahagia, dan ketenangan di hati para jemaah yang baru tiba setelah perjalanan panjang.
Harapannya, setiap langkah ibadah para pengunjung diterima oleh Allah SWT dan mereka mendapatkan keberkahan dari tempat suci tersebut.
Perpaduan Teknologi dan Spiritualitas
Masjid Nabawi dikenal sebagai salah satu pusat spiritual umat Islam dunia yang menawarkan keteduhan jiwa dan kedamaian batin.
Jemaah yang datang tidak hanya beribadah, tetapi juga berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW serta melaksanakan ibadah di Raudhah, tempat yang diyakini sebagai taman surga.
Kini, dengan hadirnya teknologi LED multibahasa, pengalaman spiritual tersebut semakin lengkap. Jemaah tidak hanya merasakan kekhusyukan ibadah, tetapi juga disambut dengan sentuhan teknologi modern yang humanis dan inklusif.
Bagi jemaah asal Indonesia, kehadiran bahasa ibu di tanah suci menjadi pengalaman emosional tersendiri, sebuah sambutan hangat yang seolah menghapus lelah perjalanan dan menggantinya dengan rasa damai serta harapan.(RS/Amm)
Tags
Komentar






