Selasa, 12 Mei 2026 | 24 Dzulqa'dah 1447

Cuaca Ekstrem Saudi Ancam Jemaah, Inilah 5 Tips Haji Penting Jangan Diabaikan

Laporan Langsung Haji 2026

Editor

668 views
Jemaah dari berbagai penjuru dunia memadati pelataran dan ruang utama Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.(Foto: inilah.com/Amm)

Jemaah dari berbagai penjuru dunia memadati pelataran dan ruang utama Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.(Foto: inilah.com/Amm)

Gelombang kedatangan jemaah haji Indonesia di Madinah terus meningkat di tengah suhu panas yang kian ekstrem. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan serius, terutama bagi ribuan jemaah lanjut usia yang turut menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Koresponden inilah.com, Agus M. Muharrar, melaporkan langsung dari Madinah, ada lima hal mendasar yang harus menjadi perhatian utama para jemaah selama menjalani fase awal ibadah sebelum diberangkatkan ke Mekkah.

Pertama gunakan penutup kepala dan alas kaki setiap keluar dari hotel, mengingat saat ini cuaca di Kota Madinah sangat terik. 

"Karena itu sangat perlu menggunakan alas kaki dan juga penutup kepala setiap keluar dari hotel, terutama di siang hari," ujarnya.

Kedua jangan lupa untuk selalu mengenakan kartu identitasnya, kartu nusuk dan kartu siskohat, karena dua kartu itu merupakan identitas yang sangat penting bagi para jemaah haji.

Ketiga jangan lupa untuk istirahat dan minum. minum yang cukup untuk memastikan kondisi badan dan fisik bapak ibu dalam keadaan sehat karena puncak dari ibadah haji nanti adalah di Mekkah.

Keempat jangan lupa untuk senantiasa berkomunikasi aktif dengan ketua rombongan, ketua kloter, ataupun para petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, apabila mendapatkan kendala selama di Arab Saudi.

Kelima, jangan lupa untuk memperhatikan barang-barang berharganya seperti uang, handphone dan barang berharga lainnya harap diperhatikan dan jangan dititipkan kepada orang yang tidak kita kenali.

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 30.611 jemaah haji Indonesia telah tiba di Tanah Suci hingga Minggu (26/4/2026) pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS). 

Dari jumlah tersebut, 6.172 di antaranya merupakan jemaah lanjut usia (lansia) yang tersebar dalam 78 kelompok terbang (kloter).

Di tengah suhu siang hari yang berkisar antara 32 hingga 36 derajat Celsius, para jemaah mulai menjalankan berbagai aktivitas ibadah, mulai dari ziarah ke lokasi bersejarah hingga bersiap memasuki Raudhah di Masjid Nabawi.

Selama berada di Madinah, sekitar 8 hingga 9 hari sebelum diberangkatkan ke Mekkah, jemaah mendapatkan pendampingan penuh dari petugas. Agus memastikan seluruh personel di lapangan telah bersiaga optimal.

"Hingga saat ini, para petugas PPIH dari berbagai seksi, baik kesehatan, transportasi, maupun konsumsi, sudah standby. Terutama pihak klinik kesehatan yang sedia 24 jam di masing-masing sektor demi melayani kebutuhan jemaah," tambahnya.

Cuaca ekstrem menjadi tantangan utama bagi gelombang pertama jemaah haji tahun ini. Kedisiplinan dalam menjaga kesehatan, keamanan, serta komunikasi aktif dengan petugas menjadi kunci agar ibadah dapat berjalan lancar dan khusyuk.(RS/Amm)

Komentar