Selasa, 12 Mei 2026 | 24 Dzulqa'dah 1447

Ada Keluhan di Tanah Suci? Kemenhaj Minta Jemaah Lapor via Aplikasi Kawal Haji

99 views
Pelaksana Siskohat Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah memantau laporan pada laman Kawal Haji di Kantor Daker Mekkah, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (26/4/2026). (Foto: Antara)

Pelaksana Siskohat Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah memantau laporan pada laman Kawal Haji di Kantor Daker Mekkah, Mekkah, Arab Saudi, Minggu (26/4/2026). (Foto: Antara)

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau seluruh jemaah calon haji Indonesia yang saat ini berada di Madinah maupun Mekkah untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi Kawal Haji. Aplikasi ini disiapkan secara khusus sebagai kanal pengaduan jika jemaah mengalami kendala selama berada di Tanah Suci.

Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, menegaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk mempercepat respons petugas di lapangan atas segala keluhan maupun kebutuhan jemaah.

“Aplikasi Kawal Haji menjadi instrumen penting dalam memastikan layanan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Kami mengajak jemaah dan keluarga untuk aktif memanfaatkannya,” ujar Suci di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Fitur Real-Time dan Komunikasi Dua Arah

Aplikasi Kawal Haji berfungsi sebagai wadah pelaporan interaktif bagi jemaah dan petugas. Melalui aplikasi ini, jemaah dapat melaporkan kondisi real-time terkait berbagai sektor layanan krusial, mulai dari konsumsi, akomodasi, transportasi, layanan kesehatan, hingga laporan orang tersasar atau barang hilang.

Suci menjelaskan, aplikasi ini mengusung konsep crowdsourcing. Artinya, seluruh laporan yang masuk dapat dipantau langsung oleh sesama jemaah dan petugas tanpa melalui proses penyaringan (filter) dari admin pusat. Hal ini memastikan alur komunikasi berjalan dua arah dan transparan.

Peringatan Cuaca Panas 39 Derajat Celsius

Selain sosialisasi aplikasi, Kemenhaj juga menyoroti kondisi cuaca ekstrem di Arab Saudi. Saat ini, suhu udara di wilayah Madinah dan Mekkah dilaporkan mencapai 37 hingga 39 derajat Celsius. Jemaah diminta untuk tidak memaksakan diri dalam beraktivitas.

“Kami mengingatkan jemaah untuk mengatur aktivitas di luar ruangan sesuai kemampuan, cukup istirahat, dan menjaga asupan cairan. Jangan ragu melapor kepada petugas kesehatan jika mengalami keluhan,” tegas Suci.

Lebih lanjut, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) agar mematuhi ketentuan pemerintah dan terus berkoordinasi dengan petugas resmi demi menjaga ketertiban serta keselamatan rombongan jemaah.

Update Kedatangan Jemaah Hari ke-16

Dalam kesempatan yang sama, Suci juga memaparkan progres kedatangan jemaah haji Indonesia. Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, tercatat sebanyak 250 kelompok terbang (kloter) yang membawa 97.139 jemaah dan 996 petugas telah diberangkatkan dari Tanah Air.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 239 kloter (92.739 jemaah dan 952 petugas) telah tiba di Kota Madinah dan menempati akomodasi yang telah disiapkan.

Sementara itu, pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekkah juga terus berlangsung secara bertahap. Hingga kini, tercatat ada 88 kloter dengan total 34.244 jemaah dan 352 petugas yang telah tiba di Mekkah untuk melaksanakan rangkaian umrah wajib.

Komentar