15 Contoh Qalqalah Sugra dalam Alquran dan Cara Bacanya yang Benar
Oleh
Farahdilla Puspa
Editor
Dewa Panggalih

Ilustrasi memegang Alquran. (Foto: Freepik)
Setiap umat Islam diperintahkan untuk membaca Alquran karena amalan itu memiliki banyak keutamaan.
Meski begitu, membaca Alquran tidak boleh asal-asalan dan harus sesuai tajwid agar maknanya tidak berubah.
Salah satu hukum tajwid yang harus dipahami adalah qalqalah sugro.
Lantas, apa artinya, bagaimana cara membacanya, dan contoh qalqalah sugro?
Memahami Arti Qalqalah dan Qalqalah Sugra beserta Cara Membacanya yang Benar
Qalqalah merupakan hukum bacaan Alquran di mana huruf-huruf tertentu, yakni ba (ب), jim (ج), dal (د), ta (ط), dan qaf (ق) yang berharakat sukun ( ْ ) dibaca dengan memantul.
Salah satu jenis qalqalah adalah qalqalah sugro, yakni huruf qalqalah yang berharakat sukun di tengah kata atau kalimat. Cara bacanya dengan dipantulkan pelan atau tipis.
Ciri-Ciri Qalqalah Sugro
Untuk lebih memahami tajwid qalqalah sugra, berikut ciri-cirinya:
- Huruf sama dengan huruf qalqalah, yakni ba (ب), jim (ج), dal (د), ta (ط), dan qaf (ق).
- Berharakat sukun asli ( ْ ) dan tidak diwaqafkan atau berhenti di akhir kata.
- Hurufnya terletak di tengah kata atau kalimat.
- Dibaca dengan pantulan ringan atau tidak terlalu kuat.
Contoh Qalqalah Sugro dalam Alquran
Berikut adalah beberapa contoh Qalqalah Sugro yang ada dalam Alquran.
Klik ayatnya untuk mendengarkan langsung contoh pelafalan Qalqalah Sugro yang tepat:
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ
Dibaca lam yalid wa lam yuulad sebab dal (دْ) pada يَلِدْ adalah huruf qalqalah yang bersukun.
فِي جِيدِهَا حَبْلٌ مِّن مَّسَدٍ
Dibaca fii jiidihaa hablun min masad karena huruf ba (بْ) pada حَبْلٌ berharakat sukun asli.
وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ
Dibaca wa ra'aytan-naasa yadkhuluun. Huruf dal (دْ) pada يَدْخُلُونَ bersukun.
إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ
Dibaca inna shaani'aka huwal abtar. Huruf ba (بْ) pada الْأَبْتَرُ berharakat sukun asli.
الَّذِي أَطْعَمَهُمْ
Dibaca alladzii ath'amahum karena huruf tha (طْ) pada أَطْعَمَهُمْ bersukun.
أَلَمْ يَجْعَلْ
Dibaca alam yaj'al. Huruf jim (جْ) pada يَجْعَلْ bersukun.
وَمَا أَدْرَاكَ
Dibaca wa maa adraaka. Huruf dal (دْ) pada أَدْرَاكَ bersukun.
وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Huruf ba (بْ) pada بِالصَّبْرِ bersukun, sehingga dibaca wa tawaashaw bish-shabr.
وَمَا أَدْرَاكَ
Dibaca wa maa adraaka karena huruf dal (دْ) merupakan huruf qalqalah dan berharakat sukun asli.
وَمَا أَدْرَاكَ مَا هِيَهْ
Dibaca wa maa adraaka maa hiyah. Huruf dal (دْ) pada أَدْرَاكَ bersukun.
وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحًا
Huruf ba (بْ) pada ضَبْحًا bersukun asli, sehingga bacanya menjadi wal 'aadiyaati dabhhan.
فَالْمُورِيَاتِ قَدْحًا
Dibaca fal muuriyaati qadhan sebab terdapat huruf qalqalah yaitu dal (دْ) pada قَدْحًا yang berharakat sukun.
فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحًا
Dibaca fal mughiiraati subhan. Huruf ba (بْ) pada صُبْحًا berharakat sukun asli.
فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعًا
Terdapat huruf qaf (قْ) pada نَقْعًا yang berharakat sukun asli. Artinya, kalimatnya dibaca fa atharna bihi naq'an.
فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعًا
Dibaca fawasathna bihi jam'an sebab ada huruf qalqalah tha (طْ) pada وَسَطْنَ yang bersukun.






