Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 14:03 WIB
 

Ibu Susu Rasulullah: Tsuwaibah (Mawla Abu Lahab)

Oleh : - | Minggu, 14 Januari 2018 | 15:00 WIB
Ibu Susu Rasulullah: Tsuwaibah (Mawla Abu Lahab)
(Foto: ilustrasi)

DI sini akan dibicarakan mengenai ibu susu Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam yaitu Ummu Aiman, Tsuwaibah dan Halimah. Kedua: Tsuwaibah (Mawla Abu Lahab)

Kemudian setelah itu Nabi shallallahu alaihi wa sallam disusui oleh Tsuwaibah, bekas budak Abu Lahab selama beberapa hari. Dalam Ar-Rahiq Al-Makhtum (hlm. 72), disebutkan bahwa beliau disusui oleh Tsuwaibah selama satu minggu.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mengatakan, "Aku dan Abu Salamah telah disusui oleh Tsuwaibah." (HR. Bukhari, no. 5101. Lihat Fath Al-Bari, 9: 144)

Disebutkan oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Al-Fath (9: 145), kalau dilihat Tsuwaibah dimerdekakan sebelum menyusui Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Namun sirah yang berbicara menyelisihi hal ini, Abu Lahab memerdekakan Tsuwaibah sebelum hijrah dan itu setelah menyusui Nabi shallallahu alaihi wa sallam untuk waktu yang lama. As-Suhaili juga menceritakan bahwa Tsuwaibah merdeka sebelum menyusui Nabi shallallahu alaihi wa sallam.

Urwah bin Az-Zubair radhiyallahu anhuma berkata, "Tsuwaibah adalah budak yang telah dimerdekakan oleh Abu Lahab, ia menyusui Nabi shallallahu alaihi wa sallam. Setelah Abu Lahab meninggal dunia, beberapa keluarganya melihat Abu Lahab dalam mimpi bahwa keadaannya nanti buruk, sewaktu dia ditanya, "Apa yang telah kamu temukan?" Dia menjawab, "Saya tidak menemukan sesuatu pun setelah kamu. Hanya saja saya telah mendapatkan minuman sebagai balasan dari memerdekakan Tsuwaibah." (HR. Bukhari, no. 5101)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyusu pada Tsuwaibah dari susu puteranya yang bernama Masruh. Tsuwaibah juga pernah menyusui Hamzah bin Abdul Muthallib sebelumnya. Setelah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, Tsuwaibah menyusui Abu Salamah bin Abdil Asad. (Lihat Ar-Rahiq Al-Makhtum, hlm. 72)

Apakah Tsuwaibah masuk Islam? Mengenai keislamannya, para ulama berselisih pendapat. Abu Nuaim menyatakan, "Kami tidak mengetahui kalau ada yang menyebutkan keislaman Tsuwaibah." Intinya, Nabi shallallahu alaihi wa sallam sangat memuliakan Tsuwaibah. Beliau pernah menemui Tsuwaibah setelah menikah dengan Khadijah. Tsuwaibah meninggal dunia setelah peperangan Khaibar dan Masruh juga meninggal ketika itu. (Fath Al-Bari, 9: 145)

[baca lanjutan: Ibu Susu Rasulullah: Halimah bin Abi Dzuaib As-Sadiyah]

Komentar

Embed Widget

x