Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 02:03 WIB

Menjadi Teladan

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Kamis, 11 Januari 2018 | 01:11 WIB

Berita Terkait

Menjadi Teladan
(Foto: Ilustrasi)

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt, Dzat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada-Nya kita akan kembali. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Allah Swt berfirman,"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rosululloh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rohmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah."(QS. Al Ahzab [33] : 21)

Allah Swt telah menjadikan Rasulullah Saw sebagai rujukan akhlak mulia bagi kita. Wajib bagi kita untuk mengikutinya, karena dengan mengikuti beliau, itulah jalan keselamatan dalam hidup kita. Dan, ketika Rasulullah Saw memberikan keteladanan kepada kita, maka hal inipun harus kita ikuti, yaitu dengan mujahadah, ikhtiar sekuat tenaga agar diri kita pun menjadi teladan bagi orang lain.

Kita misalnya bisa berusaha menjadi teladan bagi orang-orang terdekat kita, bagi keluarga atau bagi anak-anak kita. Ketika kita ingin anak kita jadi anak yang sholeh, maka itu diawali dari diri kita sendiri. Tidak bisa kita membuat anak kita sholeh dengan memaksanya menjadi sholeh sedangkan diri kita masih akrab dengan kemaksiatan dan dosa, karena yang pertama kali akan dijadikan teladan oleh seorang anak adalah orangtuanya. Anak cenderung akan mengikuti apa saja kebiasaan dari orangtuanya.

Begitu juga ketika kita menjadi seorang pendakwah misalnya. Ajakan kita kepada orang lain untuk berbuat baik itu tidak akan efektif jika diri kita sendiri tidak berbuat baik. Apalagi jika apa yang kita sampaikan malah bertolakbelakang dengan perbuatan kita sendiri. Selain akan membuat dakwah menjadi tidak efektif, hal ini juga akan mengundang datangnya ketidakridhoan dari Allah kepada kita. Karena Allah Swt berfirman,"Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan."(QS. As Shoff [61]: 2-3)

Saudaraku, apapun profesi kita, dimanapun aktifitas kita, milikilah tekad untuk bisa menjadi teladanlillaahitaala.Karena sesungguhnya setiap diri kita memiliki tugas untuk dakwah, mengajak kepada kebaikan dan menyeru untuk menjauhi keburukan. Semoga niat kita untuk bisa menjadi teladan bagi orang lain, menjadi motivasi bagi kita agar semakin memperbaiki diri demi mendapatkan kecintaan Allah Swt.Aamiin yaa Robbalaalamiin. [smstauhiid]

Komentar

Embed Widget
x