Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 19:19 WIB

Bolehkah Bermuamalah dengan Orang Kafir?

Oleh : - | Kamis, 7 Desember 2017 | 15:00 WIB
Bolehkah Bermuamalah dengan Orang Kafir?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

MUNGKIN masih banyak yang bertanya. Apakah jika kita tidak boleh berloyal pada orang kafir, itu berarti kita tidak boleh bermuamalah dan menggunakan produk mereka? Ingatlah bahwa haramnya loyal (wala) pada orang kafir, ini bukan berarti kita tidak boleh bermuamalah dengan mereka. Jadi tidaklah terlarang melakukan jual-beli barang-barang yang bernilai mubah dan memanfaatkan keahlian mereka. Kami akan memberikan beberapa bukti yang menunjukkan bolehnya hal ini.

[Pertama] Sebuah hadits yang dibawakan oleh Bukhari dalam kitab shahihnya pada Bab "Muamalah Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersama orang Yahudi Khoibar." Yaitu dalam hadits tersebut diceritakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersama Abu Bakr pernah memberi upah kepada salah seorang dari Bani Dil sebagai penunjuk jalan dan mengantar keduanya sampai ke Madinah. (Shahih Bukhari, 2/790)

[Kedua] Nabi shallallahu alaihi wa sallam biasa bermuamalah dengan orang Yahudi, bahkan ketika beliau meninggal dunia, Aisyah radhiyallahu anha mengatakan bahwa ketika itu baju besi beliau tergadai di tempat orang Yahudi untuk membeli makanan gandum sebanyak 30 sho. (Shahih Bukhari, 3/1068)

Imam Syafii dan Al Baihaqi mengatakan bahwa orang Yahudi tersebut bernama Abusy Syahm. (Fathul Bari, 5/140). Dari hadits ini, Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan, "Dalam hadits ini terdapat pelajaran tentang bolehnya bermuaamalah dengan orang kafir selama belum terbukti keharamannya." (Fathul Bari, 5/141)

[Ketiga] Sebagaimana diceritakan oleh Aisyah radhiyallahu anha pernah mengirim utusan kepada orang Yahudi untuk membeli pakaian darinya dengan pembayaran yang ditunda, tetapi orang Yahudi tersebut menolaknya. (Al Jami Ash Shahih Sunan At Tirmidzi, 3/518)

Ketiga bukti di atas cukuplah sebagai dalil bolehnya bermuamalah dan melakukan jual beli dengan orang kafir. [baca lanjutan: Bolehkah Menggunakan Produk Orang Kafir?]

Komentar

 
Embed Widget

x