Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 14:09 WIB

Kesombongan Manusia yang Membatasi Kebaikan Allah

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Rabu, 22 November 2017 | 00:01 WIB
Kesombongan Manusia yang Membatasi Kebaikan Allah
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

ALLAH Maha Baik dengan kebaikan puncak yang tak bisa disamai dengan kebaikan lainnya. Allah Maha Kasih Sayang dengan kasih sayang yang tak bisa dibandingkan dengan kasih sayang lainnya.

Kebaikan dan kasih sayang selain dariNya adalah bagian terkecil dari sinar kebaikan dan kasih sayangNya. Sayangnya, banyak di antara kita yang mencintai, tunduk patuh serta taat kepada selainNya melebihi cinta, tunduk patuh dan taat kepadaNya. Sebuah kebodohan dan atau ketidaksopanan.

Mari kita berembuk sejenak tentang kebaikanNya. Allah memberikan harta benda kepada kita, lalu mengilhamkan kepada kita kehendak untuk bershadaqah di jalanNya, lalu kita berikan harta pemberianNya itu kepada fakir miskin atau agama Allah, kemudian sang penerima merasa bahagia, dan kita pun diberikan keberkahan olehNya. Harta kita ditambah olehNya dan hati serta kehidupan kita dibahagiakanNya. Dalam kasus seperti ini, kitakah yang baik atau Allah? Bukankah semuanya adalah wujud kebaikanNya?

Kalau misalnya Allah memberikan harta kepada kita, lalu kita bakhil dan menganggap bahwa harta itu adalah karena kerja kita dan bukan karena kebaikan Allah, lalu kita tumpuk harta itu untuk dipamerkan kepada semua orang. Orangpun kemudian membenci kita dan menjauhi kita sehingga hidup menjadi kering. Siapakah yang salah? Allahkah atau kita?

Mari belajar menata hati untuk yakin dan percaya bahwa semuanya adalah bersumber dariNya. Gunakan semuanya di jalan yang disukaiNya dengan hati ikhlas maka pastilah tak dikecewakan Allah. Jadilah karyawan Allah dalam kehidupan ini, pastilah kita akan digajiNya dengan gaji yang tidak terbatas. Salam, AIM. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x