Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 19:22 WIB

Haruskah Kita Menepuk Dada/Bangga sebagai Muslim?

Oleh : - | Selasa, 21 November 2017 | 13:00 WIB
Haruskah Kita Menepuk Dada/Bangga sebagai Muslim?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ALQURAN mencatat perkataan terbaik adalah perkataan orang yang berbangga sebagai muslim.

Allah swt berfirman, "Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, "Sungguh, aku termasuk orang-orang Muslim." (QS.Fusshilat: 33)

Menjadi seorang muslim adalah kebanggaan tersendiri bagi para pengikutnya. Bagaimana tidak, seorang muslim telah mendapat nikmat terbesar berupa petunjuk dan hidayah dari Allah swt.

Tapi kapan kita pantas untuk berbangga dengan keislaman kita?

Sungguh tak layak orang yang menepuk dada sebagai muslim tapi selalu menorehkan citra buruk bagi nama Islam. Perilakunya membuat orang di luar islam semakin anti kepada agama rahmat ini.

Perhatikan potongan ayat ini, mengerjakan kebajikan dan berkata, "Sungguh, aku termasuk orang-orang Muslim". Allah Meletakkan kata "mengerjakan kebaikan" sebelum berbangga sebagai muslimin.

Kesimpulannya, setelah beramal saleh dan berperilaku baik, barulah seorang muslim layak menepuk dada dan berbangga diri sebagai golongan muslimin. Karena ia telah mengharumkan nama Islam dengan perbuatan baiknya. Dan inilah sebaik-baik perkataan menurut Alquran.[]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x