Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 14:13 WIB

Jangan Ceraikan Aku!

Oleh : - | Senin, 20 November 2017 | 08:00 WIB
Jangan Ceraikan Aku!
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

KITA diperintahkan untuk selalu bersatu. Menyatukan hati dalam kebaikan dan kebenaran. Bahkan perintah bersatu ini mulai dari lingkup yang lebih besar, yaitu dengan taat pada pemimpin. Begitu pula kita diperintahkan untuk bersatu di masyarakat kita. Juga yang dituntut juga persatuan dalam keluarga, tidak bercerai berai. Coba perhatikan doa Nabi shallallahu alaihi wa sallam berikut,

Dari Abu Wailm dari Abdullah disebutkan semisalnya, kami diajarkan suatu bacaan dan tidak pernah kami diajarkan sebagaimana diajarkan tasyahud, yaitu, "Allahumma allif bayna qulubina wa ash-lih dzata baynina" (artinya: Ya Allah, satukanlah hati-hati kami dan perbaikilah urusan kami)." (HR. Abu Daud, no. 969. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Maka asalnya kita diperintahkan untuk bersatu. Termasuk juga suami istri diperintahkan untuk bersatu. Karena itulah yang telah diikrarkan di saat akad nikah. Namun demikianlah, perceraian menjadi suatu masalah yang besar di tempat kita. Ada yang cerai karena alasan perselingkuhan, ada juga yang karena masalah ekonomi. Betapa banyak rumah tangga hancur dengan adanya perceraian. Cerai memang dibolehkan, namun cerai adalah suatu yang dibenci.

Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, "Perbuatan halal yang dibenci oleh Allah Taala adalah talak (cerai)." (HR. Abu Daud, no. 2178; Ibnu Majah, no. 2018. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan). Hadits tersebut menunjukkan bahwa cerai tidak disukai oleh Allah karena mafsadat dan bahayanya yang begitu banyak pada suami-istri dan anak-anak. Sehingga hal ini menunjukkan bahwa talak (cerai) itu dijauhi sebisa mungkin.

[baca lanjutan: Meski Bercanda, Talak tetaplah Talak]

Komentar

 
Embed Widget

x