Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 18 Desember 2017 | 14:09 WIB

Bolehkah Berdoa Agar Suami tak Kawin Lagi?

Oleh : - | Sabtu, 11 November 2017 | 06:00 WIB
Bolehkah Berdoa Agar Suami tak Kawin Lagi?
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

SUAMI beristri lebih dari satu tidak wajib hukumnya. Dan suami cuma punya satu istri pun juga tidak haram. Oleh karena itu, kalau istri berdoa agar suaminya punya istri lebih dari satu, hukumnya boleh saja. Dan tentu saja bila doanya terbalik, yaitu agar suaminya hanya punya satu istri, hukumnya juga boleh.

Doa yang tidak diperbolehkan adalah hal-hal yang sifatnya merupakan larangan Allah. Misalnya mendoakan suami masuk neraka, atau jadi tukang bunuh orang, tukang judi, tukang zina dan tukang minum khamar. Bagi suami, semua itu hukumnya haram dikerjakan, dan bagi istri juga haram mendoakan.

Sedangkan mendoakan hal-hal yang halal, tentu saja hukumnya halal. Hukum punya suami beristri satu tentu saja 100% halal. Maka jangan ragu-ragu untuk berdoa agar suami punya istri hanya satu. Silahkan saja minta kepada Allah Ta'ala.

Kalau kita teliti lebih dalam, sebenarnya poligami atau tidak poligami itu lebih merupakan budaya dan tradisi suatu masyarakat. Sehingga positif dan negatifnya poligami akan kembali kepada tsaqafah dari masing-masing masyarakat itu.

Saat ini yang kita tahu umumnya memang kebanyakan wanita memandang bahwa poligami itu negatif. Setidaknya kalau kita bicara tentang wanita di negeri ini. Maka tidak aneh kalau paradigma masyarakat lebih sering menganggap poligami sebagai aib. Seringkali tokoh yang berpoligami dipandang kurang baik di mata para wanita kita.

Namun beda masyarakat beda bisa saja beda pandangan. Di masyarakat tertentu, kita bisa menemukan para wanita justru memandang poligami sebagai sesuatu yang sangat positif dan malah jadi kebanggaan. Mungkin buat cara pandang kita hal itu cukup aneh.

Tetapi kita harus maklum, bahwa Allah Ta'ala menciptakan bangsa-bangsa di dunia dengan beraneka ragam. Katakanlah di suatu suku tertentu, siapa yang dikawini oleh kepala suku, maka dia akan bangga. Walaupun kepala suku itu sudah punya 25 orang istri. Justru semakin banyak istrinya, kewibawaan kepala suku itu semakin tinggi.

Di komunitas tertentu kadang kita juga menemukan 'anomali' seperti itu. Seorang istri akan merasa amat minder ketika suaminya 'cuma' punya satu istri. Maka dia akan berusaha menawar-nawarkan suaminya kepada para gadis, agar mau menikah dengan suaminya. Dalam komunitas itu, semakin banyak jumlah koleksi istri sang suami, maka istri-istri itu semakin bangga bersuamikan dirinya.

[baca lanjutan: Mana Lebih Utama, Satu Istri atau Poligami?]

Komentar

 
Embed Widget

x