Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 22:49 WIB
 

Pernikahan untuk Menyempurnakan Agama

Oleh : - | Rabu, 25 Oktober 2017 | 04:00 WIB
Pernikahan untuk Menyempurnakan Agama
(Foto: Ilustrasi)

SESUNGGUHNYA Allah menciptakan manusia supaya mencintai dan dicintai. Allah menganugerahkan perasaan cinta antara laki-laki pada perempuan, juga sebaliknya. Allah memerintahkan manusia untuk menyegerakan pernikahan untuk menghindari diri dari perbuatan zina.

Fakta yang sering terjadi belakangan ini manusia lebih sering menunda pernikahan. Berdalih belum siap membangun rumah tangga, khawatir tentang ekomomi rumah tangga.

Fenomena yang lebih sering terjadi adalah menunda pernikahan hanya karena keuangan yang tidak mencukupi untuk membuat sebuah pesta mewah. Padahal pernikahan merupakan ikatan suci yang sangat khidmat.

Jika ada yang menunda suatu pernikahan hanya karena ingin mencari sosok impian yang ideal menurutnya sendiri, berhati-hatilah karena bisa jadi dia akan kehilangan semuanya. Allah menciptakan manusia dengan kekurangan dan kelebihan, tidak ada yang sempurna.

"Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan dari hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya dan Maha Mengetahui." (Q.S An-nur: 32)

Pernikahan sesungguhnya merupakan ibadah untuk menyempurnakan agama. Bukan terfokus hanya untuk pasangan dengan sosok yang ideal. Carilah pasangan yang mempunyai kesalehan beragama. Allah mempersiapkan pasangan yang sesuai dengan diri kita sendiri.

Tak perlu menghabiskan waktu untuk mencari sosok impian yang ideal. Perbaikilah diri menjadi lebih baik, agar Allah memberikan pribadi yang baik, yang bisa jadi lebih baik kualitasnya dari diri sendiri. Dan segerakanlah pernikahan.

"Wahai manusia bertakwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohmu, kemudian Ia kembangkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali." ( Q.S An-nisa: 1) []

Komentar

 
Embed Widget

x