Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 21:52 WIB

Allah Yang Menjamin Rezeki

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Jumat, 13 Oktober 2017 | 01:15 WIB
Allah Yang Menjamin Rezeki
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ALHAMDULILLAH. Segala puji hanya milik Allah Swt, Dzat Yang Maha Pemberi Rezeki yang tiada bertepi. Dialah Allah yang tiada tuhan selain-Nya, yang mencukupi rezeki seluruh makhluk-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, ada orang yang sebentar lagi memasuki masa pensiun, dia dilanda kecemasan karena takut nanti di usia tua rezekinya kurang. Sehingga dia menderita sebelum waktunya, pensiunnya masih tiga tahun lagi sementara penderitaannya sudah terasa dari sekarang.Mengapa demikian? Karena dia takut dan curiga rezekinya akan berkurang.

Padahal kalau kita sudah yakin pada Allah sebagaiAr Rozaaq,Yang Maha Pemberi Rezeki, kita tidak akan merasa takut seperti itu. Karena seluruh makhluk diciptakan sudah lengkap dengan rezekinya.

Allah Swt. berfirman,"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."(QS. Huud [11] : 6)

Rezeki itu tidak hanya masalah makan dan minum, namun jauh lebih luas lagi. Bisa bernafas adalah rezeki. Mata bisa berkedip adalah rezeki. Segala keperluan lahir maupun batin yang terpenuhi, itu adalah rezeki dari Allah Swt.

Allah tidak menyuruh kita mencari rezeki, melainkan menjemput rezeki. Kalau mencari itu antara ada dan tiada, sedangkan menjemput itu sudah pasti ada. Hanya masalahnya adalah, apakah menjemputnya itu dengan cara yang benar dan baik ataukah tidak. Seperti kita punya teman di blok A yang akan kita jemput, tapi kita menjemput ke blok D, tentu tidak akan bertemu karena salah dalam penjemputannya.

Jadi jikalau kita sedang berikhtiar namun kita tidak bertemu dengan rezeki kita, bukan berarti tidak ada rezeki untuk kita. Tapi boleh jadi disebabkan kita melakukan hal-hal yang menyebabkan kita tidak berjumpa dengan jatah rezeki kita.

Pada saat usia kita baru 120 hari di dalam rahim ibu kita, rezeki kita sudah ditentukan oleh Allah Swt. Dan, kita tidak akan mati sebelum bertemu dengan rezeki kita. Padahal selama kita berada di alam rahim, kita sama sekali belum mengerti apa-apa, pengalaman apalagi, belum punya. Tapimaasyaa Allah,jatah rezeki kita mengalir terus hingga kita pun tumbuh berkembang dan lahir ke dunia. Ketika itu, bukan kita yang mengejar rezeki, tapi rezeki yang mengejar kita. Sungguh, Allah Sang Maha Pemberi Rezeki.

Jadi, yakinlah pada jaminan Allah Swt. Jika pencuri saja bisa bertemu dengan rezekinya, namun Allah tidak meridhoinya, maka apalagi hamba-hamba-Nya yang berikhtiar menjemput rezeki dengan cara-cara yang halal. Semoga kita termasuk orang-orang yang giat berikhtiar dan senantiasa yakin kepada Allah Swt.Aamiin yaa Robbal aalamiin.[smstauhiid]

Komentar

 
Embed Widget

x