Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 19 Desember 2017 | 01:33 WIB

Kebiasaan Berkeluh Kesah

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar | Minggu, 1 Oktober 2017 | 01:12 WIB
Kebiasaan Berkeluh Kesah
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ALHAMDULILAH. Segala puji hanya milik Allah Swt, Dzat Yang Maha Mendengar segala suara, pembicaraan hingga bisikan terhalus di dalam hati kita. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, salah satu hal yang membuat kita tidak nyaman, dan membuat orang lain juga tidak nyaman berada dekat kita adalah kebiasaan berkeluh kesah. Tanpa kita sadari, sering lisan kita melontarkan ucapan, dan tubuh kita memperlihatkan sikap mengeluh terhadap apa yang sedang dijalani atau terhadap kenyataan yang kita hadapi.

Orang yang mudah berkeluh kesah itu menandakan beberapa hal, diantaranya adalah ketidakridhoan terhadap takdir Allah. Padahal takdir Allah adalah hal yang mesti kita imani. Tidak ridho kepada takdir Allah menandakan rasa tidak yakin bahwa Allah Maha Kuasa, Allah Maha Tahu dan Allah Maha Penyayang lagi Maha Pengasih. Apa yang Allah takdirkan terjadi pasti mengandung kebaikan. Nah, orang yang berkeluh kesah tidak meyakini hal ini, atau belum terampil untuk memiliki keyakinan yang istiqomah kepada Allah Swt.

Nah, daripada berkeluh kesah, jauh lebih nyaman jika kita membiasakan diri berdzikir menyebut nama Allah setiap kali menghadapi kenyataan baik itu yang sesuai dengan harapan kita maupun yang tidak. Sembari terus-menerus memperbaiki diri.

Rasulullah Saw. bersabda, "Tidak beriman salah seorang di antara kalian sampai dia beriman pada qadar baik dan buruk dari Allah, dan sampai yakin bahwa apa yang menimpanya tidak akan luput darinya, serta apa yang luput darinya tidak akan menimpanya." (HR. Tirmidzi)

Berkeluh kesah juga tanda dari rasa kurang bersyukur pada Allah Swt. Orang yang mudah berkeluh kesah jika diberi apel yang ranum dan manis dua buah, maka akan mengeluh karena ingin lima buah. Sementara dua apel yang sudah dimilikinya tidak dia syukuri. Betapa rugi menjadi orang yang demikian.

Semoga kita termasuk orang-orang yang terus bermujahadah menjauhkan kebiasaan berkeluh kesah atas hidup yang kita jalani, dan kita termasuk orang-orang yang senantiasa bersyukur kepada Allah dan yakin bahwa setiap ketentuan Allah pasti mengandung kebaikan. Aamiin yaa Robbal aalamiin.[*]

Komentar

 
Embed Widget

x