Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 16:15 WIB

Kekeliruan dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriah

Sahabat Tak Lakukan Amal Sambut Tahun Baru Hijriah

Oleh : - | Kamis, 21 September 2017 | 10:00 WIB
Sahabat Tak Lakukan Amal Sambut Tahun Baru Hijriah
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

DALAM menghadapi tahun baru hijriyah atau bulan Muharram, sebagian kaum muslimin salah dalam menyikapinya. Bila tahun baru Masehi disambut begitu megah dan meriah, maka mengapa kita selaku umat Islam tidak menyambut tahun baru Islam semeriah tahun baru masehi dengan perayaan atau pun amalan?

Satu hal yang mesti diingat bahwa sudah semestinya kita mencukupkan diri dengan ajaran Nabi dan para sahabatnya. Jika mereka tidak melakukan amalan tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriyah, maka sudah seharusnya kita pun mengikuti mereka dalam hal ini. Bukankah para ulama Ahlus Sunnah seringkali menguatarakan sebuah kalimat,

"Seandainya amalan tersebut baik, tentu mereka (para sahabat) sudah mendahului kita melakukannya." Inilah perkataan para ulama pada setiap amalan atau perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh para sahabat. Mereka menggolongkan perbuatan semacam ini sebagai bidah. Karena para sahabat tidaklah melihat suatu kebaikan kecuali mereka akan segera melakukannya. Sejauh yang kami tahu, tidak ada amalan tertentu yang dikhususkan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Dan kadang amalan yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin dalam menyambut tahun baru Hijriyah adalah amalan yang tidak ada tuntunannya karena sama sekali tidak berdasarkan dalil atau jika ada dalil, dalilnya pun lemah.

[baca lanjutan: Kekeliruan dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriah: Kekeliruan Pertama: Doa Awal dan Akhir Tahun]

Komentar

 
Embed Widget

x