Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 05:58 WIB

Kekeliruan dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriah

Bulan Muharram adalah Syahrullah (Bulan Allah)

Oleh : - | Kamis, 21 September 2017 | 09:00 WIB
Bulan Muharram adalah Syahrullah (Bulan Allah)
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

SURI tauladan dan panutan kita, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." Bulan Muharram betul-betul istimewa karena disebut syahrullah yaitu bulan Allah, dengan disandarkan pada lafazh jalalah Allah. Karena disandarkannya bulan ini pada lafazh jalalah Allah, inilah yang menunjukkan keagungan dan keistimewaannya.

Perkataan yang sangat bagus dari As Zamakhsyari, kami nukil dari Faidhul Qodir (2/53), beliau rahimahullah mengatakan, "Bulan Muharram ini disebut syahrullah (bulan Allah), disandarkan pada lafazh jalalah Allah untuk menunjukkan mulia dan agungnya bulan tersebut, sebagaimana pula kita menyebut Baitullah (rumah Allah) atau Alullah (keluarga Allah) ketika menyebut Quraisy. Penyandaran yang khusus di sini dan tidak kita temui pada bulan-bulan lainnya, ini menunjukkan adanya keutamaan pada bulan tersebut. Bulan Muharram inilah yang menggunakan nama Islami. Nama bulan ini sebelumnya adalah Shofar Al Awwal. Bulan lainnya masih menggunakan nama Jahiliyah, sedangkan bulan inilah yang memakai nama islami dan disebut Muharram. Bulan ini adalah seutama-utamanya bulan untuk berpuasa penuh setelah bulan Ramadhan. Adapun melakukan puasa tathowwu (puasa sunnah) pada sebagian bulan, maka itu masih lebih utama daripada melakukan puasa sunnah pada sebagian hari seperti pada hari Arofah dan 10 Muharram. Inilah yang disebutkan oleh Ibnu Rojab. Bulan Muharram memiliki keistimewaan demikian karena bulan ini adalah bulan pertama dalam setahun dan pembuka tahun."

Al Hafizh Abul Fadhl Al Iroqiy mengatakan dalam Syarh Tirmidzi, "Apa hikmah bulan Muharram disebut dengan syahrullah (bulan Allah), padahal semua bulan adalah milik Allah?" Beliau rahimahullah menjawab, "Disebut demikian karena di bulan Muharram ini diharamkan pembunuhan. Juga bulan Muharram adalah bulan pertama dalam setahun. Bulan ini disandarkan pada Allah (sehingga disebut syahrullah atau bulan Allah, pen) untuk menunjukkan istimewanya bulan ini. Dan Nabi shallallahu alaihi wa sallam sendiri tidak pernah menyandarkan bulan lain pada Allah Taala kecuali bulan Allah (yaitu Muharram). Dengan melihat penjelasan Az Zamakhsyari dan Abul Fadhl Al Iroqiy di atas, jelaslah bahwa bulan Muharram adalah bulan yang sangat utama dan istimewa.

[baca lanjutan: Kekeliruan dalam Menyambut Awal Tahun Baru Hijriah: Sahabat Tak Lakukan Amalan Menyambut Tahun Baru Hijriah]

Komentar

 
Embed Widget

x