Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 15:08 WIB

Ceraikan Istri karena Masalah Ekonomi tak Islami

Oleh : - | Kamis, 14 September 2017 | 12:00 WIB
Ceraikan Istri karena Masalah Ekonomi tak Islami
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ADA yang bertanya, apa hukumnya bila seorang suami, yang karena merasa frustrasi tak bisa memenuhi kewajiban materi kepada istrinya, justru mengatakan siap menceraikan dan menyuruh sang istri mencari lelaki lain yang mapan secara ekonomi?

Atas pertanyaan tersebut, Ustaz Ammi Nur Baits yang ditanya menjawab dengan merujuk fatwa yang dikeluarkan lembaga Fatwa Syabakah Islamiyah.

Jawaban yang diberikan tim fatwa,

Seorang suami mentalak istrinya karena keadaannya yang miskin, tidak kami sarankan. Terlebih jika sang istri rida untuk selalu bersama suami dengan kondisi keterbatasan ini. Dan Anda harus bersabar, semoga Allah memberikan jalan keluar, menggantikan keadaan anda saat ini menjadi lebih mampu ekonomi, dan itu tidak sulit bagi Allah. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 125262)

Sebenarnya kita bisa mengaca pada kehidupan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Beliau adalah panutan orang miskin yang bersabar, berikut panutan orang kaya yang bersyukur. Namun para keluarga Nabi Shallallahu alaihi wa sallam merasakan bahwa mereka hidup dalam keterbatasan.

Aisyah radhiyallahu anha menceritakan,

"Tidak pernah keluarga Muhammad shallallahu alaihi wasallam kenyang makan roti dari gandum selama tiga hari berturut-turut semenjak beliau datang ke Madinah hingga beliau wafat". (HR. Bukhari 5416 dan Muslim 2970)

Padahal istri beliau ada sembilan. Tanggungan beliau sangat banyak. Meskipun demikian, beliau tidak menceraikan para istrinya, hanya karena masalah ekonomi.

Terkadang ada wanita yang dia merasa lebih bahagia ketika dia bersama suami pertamanya. Meskipun dia hidup dalam keadaan serba kekurangan. Lebih dari itu, tidak ada jaminan baginya untuk bisa berbahagia ketika dia bersama lelaki yang lain. Karena kebahagiaan tidak hanya berdasarkan ukuran materi. Allahu alam []

 
Embed Widget

x