Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 14:33 WIB

Bolehkah Wanita Tunangan Terima Pinangan Lain?

Oleh : - | Selasa, 12 September 2017 | 12:00 WIB
Bolehkah Wanita Tunangan Terima Pinangan Lain?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

TIDAK jarang di masyarakat kita orangtua yang merelakan anak perempuannya untuk dipinang lelaki lain. Hukum Islam mengatur hal ini, namun banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya.

Untuk masalah tersebut sebagian besar para ulama (jumhur) sepakat bahwa hukum dari perbuatan perempuan yang menerima pinangan pria lain, padahal ia sudah dipinang oleh pria sebelumnya, hukumnya adalah haram.

Al-Khathabi menyatakan dalam sebuah kitabnya bahwa larangan dalam soal ini adalah untuk pengarahan, bukan pengharaman yang dapat membatalkan Akad. Para fuqaha (ahli fiqih) juga mengharamkan tindakan tersebut berlandaskan sebuah hadist yang diriwayatkan Uqbah Bin 'Amr r.a bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, yang artinya sebagai berikut:

"Orang mukmin itu saudara orang mukmin lainnya. Tidak dihalalkan bagi seorang mukmin untuk berjual-beli atas jual beli saudaranya, dan ia tidak boleh meminang atas pinangan saudaranya hingga ia membatalkannya".

Dari penjelasan hadist tersebut jelas bahwa seorang wanita tidak boleh membatalkan pinangan yang telah ia terima dari seorang pria yang meminangnya dengan tujuan ingin menerima pinangan dari pria lain. Dalam hal ini dikecualikan pria yang pertama meminangnya membatalkan pinangannya dengan kemauannya sendiri, tanpa ada paksaan dari siapa pun, termasuk wanita yang dipinangnya.

Begitu juga sebaliknya seorang pria tidak boleh meminang wanita yang statusnya sudah dipinang oleh pria lain sekalipu n sudah disepakati oleh wanita tersebut sampai pria sebelumnya membatalkan pinangannya. []

Komentar

 
Embed Widget

x