Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 21:41 WIB

Setelah Rasulullah Syahid, untuk Apa Kita Hidup?

Oleh : - | Senin, 11 September 2017 | 15:00 WIB
Setelah Rasulullah Syahid, untuk Apa Kita Hidup?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

DALAM perang Uhud, ketika kaum muslimin hampir mengalami kekalahan dari kaum kafir Quraisy, seseorang menyebarkan berita bohong bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah syahid.

Berita itu membuat para sahabat putus harapan. Ketika Anas bin Nadhar sedang berjalan, ia melihat Umar dan Thalhah berada di tengah kaum Muhajirin dan Anshar yang sedang bersedih karena berita tersebut.

Anas bertanya, "Apa yang terjadi pada kaum muslimin sehingga mereka terlihat sangat bersedih?" Mereka menjawab, "Rasulullah telah syahid."

Anas kemudian berkata, "Lalu, setelah Rasulullah syahid, untuk apa kalian hidup? Keluarkanlah pedangmu dan pergilah untuk syahid!"

Ia sendiri langsung menghunus pedangnya, merangsek pasukan musuh, dan bertempur habis-habisan hingga syahid.

Maksud ucapan Anas, "Setelah Rasulullah syahid, untuk apa kalian hidup?" adalah sebagai pejuang yang telah membaktikan hidupnya untuk orang yang dicintainya, yaitu Rasulullah, ketika yang dicintainya telah tiada, apa artinya hidup ini?

Dengan semangat itulah ia rela mengorbankan nyawanya. []

Komentar

 
Embed Widget

x