Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 14:37 WIB

Kenikmatan tak Bernilai Tanpa Rasa Aman

Oleh : - | Jumat, 8 September 2017 | 05:00 WIB
Kenikmatan tak Bernilai Tanpa Rasa Aman
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

UNTUK bisa menikmati hidup, tak cukup dengan memiliki "segala yang kita inginkan". Harta melimpah, istri yang cantik, anak yang sukses dan jabatan yang tinggi tak menjamin kita dapat menikmati kehidupan.

Terkadang manusia lupa bahwa yang terpenting dari semua itu adalah ketentraman dan keamanan. Karena musibah terbesar yang menimpa hidup manusia adalah rasa takut. Jika ketakutan ini terus membayangi, maka semua yang dimilikinya takkan berarti.

Karena itu, di saat membicarakan tentang musibah, Allah mendahulukan rasa takut sebelum kelaparan dan kekurangan harta,

"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar." (QS.Al-Baqarah:155)

Karena semua kenikmatan ini takkan berarti tanpa adanya rasa aman. Apa artinya harta melimpah jika selalu gelisah? Apa artinya kenyang jika jantung selalu berdetak kencang? Apa artinya semuanya jika selalu dalam bayangan rasa takut?

"Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Kabah), yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan." (QS.Quraisy:3-4)

Ayat ini sudah cukup menjadi dalil bahwa segala kenikmatan takkan bernilai tanpa rasa aman. Walaupun dalam Surat An-Nahl ayat 112, Allah mendahulukan kelaparan sebelum rasa takut. Namun pastinya ayat itu memiliki makna tersendiri.

Karena itu hidup dalam rasa aman adalah nikmat yang luar biasa yang harus kita syukuri setiap harinya. Semoga Allah Menjaga negara ini agar tetap dalam keamanan dan ketentraman. Dan semoga saudara-saudara kita yang hidup dalam rasa takut dapat segera mendapat jalan keluar terbaik. []

Komentar

 
Embed Widget

x