Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 15:55 WIB

Mampu dalam Harta tapi Tak Berkurban, Dosakah?

Oleh : - | Senin, 4 September 2017 | 12:30 WIB
Mampu dalam Harta tapi Tak Berkurban, Dosakah?
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

PARA ulama sepakat menetapkan bahwa hukum menyembelih hewan udhiyah adalah sunnah muakkadah, bukan wajib. Sehingga pada dasarnya seseorang tidak bisa dikatakan berdosa manakala tidak melakukannya.

Al-Malikiyah mengatakan bila ada seseorang yang punya harta yang lebih dan mampu untuk menyembelih udhiyah, tapi tidak melakukannya, maka dia dibenci. Istilah itu lebih kita kenal dengan sebutan makruh. Namun perbuatan makruh bukanlah perbuatan haram yang melahirkan dosa. Jadi kalau ada yang tidak mau melakukannya, sama sekali tidak berdosa. Apalagi bila ada alasan yang kuat untuk hal itu.

Salah satunya adalah apa yang dahulu pernah dilakukan oleh Abu Bakar dan Umar radhiyallahu 'anhuma. Mereka berdua bukan orang yang masuk kategori tidak mampu untuk sekedar menyebelih kambing. Namun keduanya tidak selalu tiap tahun melakukannya. Alasannya? Mereka takut orang-orang salah persepsi dan dianggap menyembelih udhiyah ini menjadi wajib hukumnya. Dengan tindakan itu, mereka ingin memberi pelajaran bahwa ibadah yang satu itu hukumnya bukan wajib, tetapi sunnah muakkadah.

[baca lanjutan: Mana Lebih Utama, Berkurban atau Membantu Orang Lain?]

Komentar

 
Embed Widget

x