Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 10:41 WIB

Hasil Pengamatan Gurunya Orang Kaya

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Selasa, 8 Agustus 2017 | 00:09 WIB
Hasil Pengamatan Gurunya Orang Kaya
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

"THE richest people in the world look for build networks, everyone else looks for work." (Orang-orang terkaya di dunia mencari dan membangun jaringan atau hubungan, sementara selain mereka mencari kerja). Demikian kesimpulan pengamatannya atas rahasia orang menjadi kaya.

Tafsir atas pernyataan tersebut di atas bisa beragam, mulai dari tafsir paling konyol, yakni tak usah kerja melainkan hanya aktif di media sosial, sampai pada tafsir paling cerdas, yakni jagalah hubungan baik-baik dengan siapapun karena kita tidak pernah tahu hikmah apa yang Allah sediakan di balik suatu hubungan. Seringkali hubungan kita dengan orang lain disebut dengan modal sosial atau social capital. Semakin banyak modal, semakin mungkin usaha berkembang.

Barangkali inilah salah satu rahasia besar dari kaidah al-Qur'an tentang hubungan sosial kemasyarakatan yang berbunyi: "Balas atau responslah dengan respons yang lebih baik". Luar biasa indahnya pesan al-Qur'an ini. Sudahkah kita mengamalkannya? Ingin kaya? Lakukanlah.

Tafsir lainnya adalah bahwa yang paling cepat menjadikan kaya itu bukan kerja keras, melainkan kerja cerdas, kerja yang didasarkan pada prinsip-prinsip yang tepat, teori yang benar dan niat yang bagus. Itu yang selalu saya sampaikan dalam kajian dan training tentang rizki dan ethos kerja kita bahwa kesuksesan kerja dan kebahagian hidup harus didsarkan pada 3 hal fundamental: kebersihan modal, keabsahan transaksi dan etika kerja.

Ingin tahu tafsir lainnya? Ah, baca tafsir al-Qur'an saja dulu sampai khatam, maka akan ketemu pula dengan kesimpulan senada. Salam, AIM. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x