Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 22 Oktober 2017 | 15:09 WIB

Pijat Refleksi dan Bekam Tubuh

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Kamis, 3 Agustus 2017 | 04:01 WIB
Pijat Refleksi dan Bekam Tubuh
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

SARAF-SARAF perlu dilemaskan. Jangan biarkan urat dan saraf kaku karena tak santai jalani kehidupan yang terlalu keras. Maka pijat refleksi menjadi alternatifnya. Darah kotor dikeluarkan saja biar tergantikan dengan yang baru dan segar. Maka bekam menjadi pilihan terapinya.

Saat ini saya sedang pijat refleksi dan bekam pada anak muda yang berjiwa petualang. Asli Depok Jakarta. Disebut petualang karena gemar berjalan untuk pengabdian masyarakat secara tulus ikhlas. Kini ada di Surabaya dan terus mengamalkan ilmu bekam, akupungtur dan pijat uratnya. Mumpung belum menikah katanya.

Saat dibekam pikiran saya berjalan sendiri bertanya bagaimana jika yang kotor adalah hati, yang kejepit adalah saraf jiwa. Bagaimana memijatnya dan bagaimana membekamnya? Sungguh penyakit hati lebih sulit obatnya dari pada penyakit badan.

Bekam saya masih belum selesai, namun segarnya badan mulai lebih tersa. Tak salah Rasulullah mencontohkan bekam pada kita. Ada yang mau coba? Jangan lupa pijat hati dan bekam jiwa juga ya. Salam, AIM. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x