Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 20:15 WIB

Siapa Paling Kuat dan Layak Disegani?

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Kamis, 27 Juli 2017 | 00:08 WIB
Siapa Paling Kuat dan Layak Disegani?
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

SERING kita dengar: "Hei, jangan macam-macam padanya, dia orang kaya. Uangnya bisa membeli apa saja, termasuk kepalamu." Inilah yang menjadi sebab mengapa orang kaya itu banyak "dihormati," tepatnya ditakuti. Ada beda besar antara dihormati dan ditakuti. Inilah juga yang menjadi sebab mengapa orang berlomba menjadi kaya atau minimum bersahabat dengan orang kaya.

Sering kita dengar juga: "Hei, jangan macam-macam sama dia, dia itu orang kuat yang punya teman-teman para pejabat. Kekuasaannya bisa memindahkan apa saja dan siapa saja, termasuk memindahkan rumahmu ke ujung dunia." Inilah yang menjadi penyebab mengapa para pejabat dan orang-orang dekatnya "dihormati," tepatnya ditakuti. Inilah juga penyebab mengapa orang berebut dan berlomba menjadi pejabat dan atau mendekat pada pejabat dengan berbagai cara.

Jarang kita dengar: "Hei, hati-hati jangan sampai macam-macam atau menyakiti orang itu, orang itu dekat sekali kepada Allah, shalat dan ibadahnya luar biasa. Allah itu berkuasa melakukan apapun dan akan melindungi orang-orang yang dekat padaNya." Jarang kita dengar begini, bukan? Inilah penyebab mengapa banyak yang meremehkan dan menghina orang yang dekat dengan Allah yang secara dhahir tak punya harta dan jabatan dunia apapun.

Hanya orang yang beriman dengan hakikat iman yang mengetahui kemuliaan orang yang dekat dengan Allah. Dekat dengan Dzat Yang Maha dalam segalanya adalah sebuah prestasi yang tak bisa ditandingi oleh prestasi lainnya. Sayangnya, prestasi yang ini tak banyak yang melitik, tak banyak yang berminat dan tak banyak yang menghargai.

Tak apa, teruslah dekat dengan Allah, dengan orang-orang yang dekat dengan Allah demi menggapai suka dan ridla Allah yang pasti akan memberikan yang terbaik pada para kekasih dan orang dekatNya. Salam, AIM, Pengasuh Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x