Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 21:53 WIB

Jalan Menuju Akhirat tak Bisa Bersantai Ria

Oleh : - | Kamis, 27 Juli 2017 | 05:00 WIB
Jalan Menuju Akhirat tak Bisa Bersantai Ria
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

SEMUA orang ingin agar kehidupannya menyenangkan. Tak hanya di dunia, tetapi juga di akhirat, kelak.

Allah swt berfirman, "Dan barangsiapa menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh, sedangkan dia beriman, maka mereka itulah orang yang usahanya dibalas dengan baik." (Al-Isra)

Meraih sesuatu yang besar butuh pada usaha yang besar. Jika mencari harta saja butuh banting tulang dan usaha yang keras, bagaimana kita akan bersantai ria dalam perjalanan menuju akhirat?

Harga surga tak bisa dibandingkan dengan barang termahal di dunia sekalipun. Tentu, untuk meraih sesuatu yang amat berharga tak cukup dengan berjalan biasa. Surga hanya bisa diraih dengan mencurahkan segala kekuatan, usaha, pikiran dan seluruh kemampuan kita untuk mendapatkannya.

Buang rasa malas yang selalu mengganggu karena surga tidak bisa dicapai dengan hanya bermalas-malasan ![]
===

Sungguh, Manusia Sangat Ingkar kepada Tuhannya

DALAM Kitab-Nya, Allah berfirman, "Sungguh, manusia itu sangat ingkar kepada Tuhannya."(Al-Adiyat 6)

Tentu kita pernah merasa kecewa dengan seseorang. Semua kebaikan yang telah kita berikan kepadanya dibalas dengan pengingkaran dan pengkhianatan. Seakan-akan kita tak pernah berbuat kebaikan sekalipun.

Kita juga sering mendengar seorang anak yang telah dibesarkan, diasuh, diberi apapun yang ia inginkan tiba-tiba menentang orang yang selama ini membesarkannya. Dengan mudah ia lupakan semua kebaikan yang telah ia terima.

Sebenarnya jangan heran jika banyak manusia yang tak tau terima kasih. Coba bayangkan, Allah yang telah Menciptakannya, Memuliakannya dan Memberinya segala sesuatu saja ia ingkari apalagi sesama manusia yang hanya bisa memberi setitik kebaikan dari apa yang telah diberikan Allah kepadanya.

Mulai sekarang, ketika ada seorang yang mengecewakan kita, cobalah tersenyum dan katakan di dalam hati."Kebaikan Allah saja ia ingkari apalagi kebaikanku yang amat sedikit ini." []

Komentar

 
Embed Widget

x